Mahfud Arifin Bangun Big Data dan Ngantor di Kelurahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomer urut 2, Mahfud Arifin dan Mujiaman Sukirno tampil lugas dalam debat kedua. SP/ Patrick Cahyo
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomer urut 2, Mahfud Arifin dan Mujiaman Sukirno tampil lugas dalam debat kedua. SP/ Patrick Cahyo

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomer urut 2, Mahfud Arifin dan Mujiaman Sukirno tampil lugas dalam debat kedua. Keduanya tampak lebih enjoy. Joke-joke segar dilontarkan dalam debat. Tapi, hal itu juga tak mengurangi bobot materi yang mereka bawakan.

Ada banyak gagasan menarik disampaikan pasangan berjuluk MAJU ini di debat kedua, Rabu (18/11/2020). Salah satu yang paling banyak mengundang reaksi positif adalah gagasan Machfud Arifin untuk berkantor di seluruh kelurahan di Surabaya secara bergiliran. Terutama di daerah yang jauh dari pusat kota serta daerah padat penduduk.

Gagasan itu bukan sekedar pencitraan. Tapi Machfud Arifin melihat selama ini masih banyak warga yang kesulitan mendapatkan berbagai akses pelayanan. Bahkan, yang paling baru dan viral adalah kasus Ibu Yaidah. Warga Lidah Wetan itu mengurus akta kematian anaknya hingga harus mengadu ke Kemendagri di Jakarta.

“Surabaya menjadi pembicaraan hampir seluruh masyarakat Indonesia karena Bu Yaidah harus mendatangi Kemendagri di Jakarta untuk mengadu kesulitan mengurus akta kematian anaknya,” kata Machfud Arifin.

Tak hanya itu, Mahfud Arifin juga menerima pengaduan satu keluarga miskin di Kejawan Lor yang lebih dari 30 tahun belum pernah menerima bantuan.

“Saya tidak ingin yang seperti ini terjadi lagi. Tidak boleh lagi ada pelayanan publik yang diskriminatif dan berbelit. Oleh karena itu, kami akan memastikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dengan berkantor di 154 kelurahan secara berkala,” ujarnya.

Menurut Machfud, pelayanan masyarakat yang baik akan berdampak pada kesejahteraan dan kemakmuran warga. Pelayanan yang baik ke masyarakat bisa dilakukan jika ASN, termasuk Tenaga Outsourcing, bisa sejahtera dan bahagia.

Oleh karena itu, Machfud Arifin ingin ASN bisa bahagia dengan memiliki waktu lebih bersama keluarga dan terjaga kesehatannya. “Untuk membuat ASN sejahtera, saya akan meningkatkan tunjangan mereka. Sebab itu semua bisa bermuara pada pelayanan yang semakin baik untuk warga kota,” kata Machfud.

Mujiaman menambahkan, jika terpilih maka pasangan MAJU akan menciptakan suasana kerja yang kondusif. Mereka ingin membuat ASN berkembang dari sisi kapasitas maupun karir. ASN mampu melahirkan ide dan inovasi, tanpa dihantui rasa takut.

Yang tak kalah menarik, sebagai mantan Kadiv IT Mabes Polri, Machfud Arifin juga punya gagasan terkait penerapan teknologi di Surabaya. Machfud risau selama ini Surabaya tak punya big data yang baik. “Kami akan membangun data center dan pengolahan big data yang terintegrasi,” ujarnya.

Dengan memiliki big data yang terintegrasi, pelayanan warga juga otomatis bisa tepat sasaran. Termasuk penyaluran bantuan-bantuan. “Kami akan memberikan BLT 1 juta per KK. Semua itu bisa dilakukan dan tetap sasaran kalau ada data center dan pengolahan big data yang terintegrasi,” ujarnya.

Machfud juga memastikan akan membuka 100 ribu lapangan kerja baru. Selain itu, pasangan yang didukung 8 partai ini memastikan pemberian stimulus UMKM Rp 50 miliar. “Kami juga akan memastikan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat berbasis RT sebesar Rp 150 juta,” imbuh Mujiaman Sukirno. Alq

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…