Maling Motor Sial, 10 Hari Bebas, Masuk Bui Lagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kedua pelaku tertunduk tak berdaya usai dilumpuhkan polisi karena mencoba kabur saat ditangkap. SP/Septyan
Kedua pelaku tertunduk tak berdaya usai dilumpuhkan polisi karena mencoba kabur saat ditangkap. SP/Septyan

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Unit Reskrim Polsek Sukolilo berhasil membekuk dua orang residivis yang baru saja 10 hari keluar dari penjara.

Kedua pelaku tersebut bernama, Abdul Ghofar (35), dan Supandi (38), mereka warga asal Desa Sawah Tengah Kecamatan Robatal, Sampang, Madura.

Abdul Ghofar yang berperan sebagai joki, sedangkan Supandi sebagai pemetik atau eksekutor. Keduanya diketahui baru bebas pada 10 November 2020 dengan aksi serupa.

Aksi terakhir pelaku yakni melakukan pencurian di wilayah Tenggilis Mejoyo Blok A1 Surabaya pada, November 2020 pukul 16.00 WIB dengan korban bernama Ainul (19) warga Bojonegoro.

Ketika hendak mencuri motor, para pelaku berangkat dari Sampang mencari sasaran. Ketika di lokasi pelaku menggunakan kunci magnet dan kunci T, begitu berhasil motor dibawa oleh Febri (kurir/DPO) dan dijual ke Madura.

Kapolsek Sukolilo AKP Subiyantana didampingi Kanit Iptu Zainul Abidin mengatakan, keduanya merupakan pelaku curanmor yang baru saja keluar dari penjara.

Aksi keduanya sangat meresahkan warga kota Surabaya. Mereka kerap beraksi di wilayah Mulyorejo, Lakarsantri, Gubeng, Sukolilo, Tenggilis Surabaya.

“Dua pelaku ini berangkat dari Sampang. Setelah berhasil mencuri 1 motor, kemudian mencari sasaran lagi di wilayah lain salah satunya di Nginden Intan,” sebut Subiyantana, Senin (23/11/2020).

Saat ditangkap, polisi meminta kedua tersangka untuk menunjukkan lokasi penadah. Para pelaku yang dikeler itu terus berbelit, malah beberapa kali menunjukkan alamat rumah palsu.

Sesampainya di Madura, keduanya bahkan sempat berusaha kabur. Dengan terpaksa, polisi menghadiahi keduanya timah panas di bagian kaki.

Sebelum ditangkap, saat salah satu pelaku diketahui sedang menunggu di Indomaret kemudian disergap oleh tim opsnal dan saat digeledah ditemukan kunci T dan kunci magnet di sakunya.

Setelah dicek oleh tim opsnal dengan disaksikan beberapa saksi di lokasi, diketahui bahwa dua pelaku sebelum melakukan aksinya terlihat mondar-mandir di lokasi kejadian.

“Pengakuannya motor dijual ke Madura dengan kisaran harga 2 jutaan setiap unitnya,” tambah Subiyantana.

Dari hasil penyidikan, kedua pelaku itu merupakan residivis yang tengah “reuni” dengan sesama tahanan lapas Medaeng. Keduanya sepakat beraksi bersama usai bebas dari tahanan.

“Satu lagi kurir motornya itu juga pernah ditahan di rutan Medaeng. Mereka sepakat beraksi lagi saat sudah keluar penjara,” tambahnya.

Dalam penuturannya kepada polisi, tersangka Gofar mengaku sehari menarget 3-5 motor curian yang akan dijualnya kepada penadah di Madura melalui perantara temannya yang kini masih DPO.

Dari hasil penangkapan, anggota berhasil menyita barang bukti dari kedua pelaku diantaranya, 1 motor Beat warna hitam Nopol W 6538 OJ, 8 buah mata kunci T, 1 kunci magnet, 2 HP, tas punggung, kunci palsu, kunci L, kacamata dan STNK Nopol S 4998 AAI. tyn/cr4/ham

Berita Terbaru

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berbagai insiden yang terjadi di perlintasan sebidang akhir akhir ini terus menjadi sorotan serius bagi masyarakat dan seluruh…

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program beasiswa Pendidikan Terintegrasi dan Gratis (Perintis), hingga Gerakan Aksi Bersama Integrasi Penuntasan Anak Tidak…

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mojokerto dalam menindaklanjuti upaya pencegahan …

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…