Indeks SPBE Jeblok, Pemkab Pertegas Komitmen Seluruh OPD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sosialisasi dan Pemantapan Komitmen Kepala OPD dalam Implementasi Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Mojokerto di Hotel Arayana, Trawas, Selasa (24/11) pagi. SP/ Agus Dwy S
Sosialisasi dan Pemantapan Komitmen Kepala OPD dalam Implementasi Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Mojokerto di Hotel Arayana, Trawas, Selasa (24/11) pagi. SP/ Agus Dwy S

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Indeks penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Mojokerto jeblok di level terendah. Dari hasil evaluasi Kementerian PAN-RB tahun 2019 kemarin, Pemkab hanya memiliki skor 1,55.

Hal itu diungkapkan, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto dalam acara Sosialisasi dan Pemantapan Komitmen Kepala OPD dalam Implementasi Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Mojokerto di Hotel Arayana, Trawas, Selasa (24/11) pagi.

"Kita masih berada di level terendah, indeks SPBE kita masih 1,55 dari skala tertinggi 0 sampai 5. Padahal, level kurang itu skornya 0 sampai 1,8, tapi kita malah masih dibawah skor itu," sesalnya.

Ardi menyebut, ada beberapa faktor penyebab merosotnya skor SPBE tersebut. Diantaranya, masih minimnya sarana prasarana Information Technology (IT), rendahnya SDM dan rendahnya komitmen OPD. 

"Kunci sukses SPBE adalah komitmen OPD selaku pengguna. Kita harapkan dengan adanya sosialisasi dan pemantapan komitmen Kepala OPD tahun depan indeks SPBE kita bisa melejit di angka tertinggi 4,0," harapnya.

Ia juga menambahkan, saat ini Pemkab Mojokerto sudah membangun jaringan fiber optic merata di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto. Harapanya, seluruh organisasi pemerintah, baik di tingkat desa, kecamatan dan OPD sudah tercukupi dalam komponen sarana serta prasarana IT. 

"Tinggal kita melakukan penataan dan pemantapan SDM nya saja, agar sarpras tersebut dapat dimanfaatkan sesuai fungsi dan kebutuhannya. Jika tahun lalu hanya 4 OPD saja yang sudah melaksanakan SPBE, tahun ini kita targetkan merata di seluruh instansi pemerintah," serunya.

Terpisah, Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo mengatakan saat ini yang namanya kepemerintahan (governance) sudah disyaratkan untuk e-government. Ini sudah tertuang dalam Perpres Nomor 95 tahun 2019. 

"Sekarang kita semua pegang IT. Stakholder kita semua pakai IT, masyarakat dan pebisnis juga. Jadi apa akhirnya? kita sebagai unsur penyelanggara negara juga dituntut untuk melaksanakan IT," ujarnya.

Kepala Disnakaer Provinsi Jawa Timur ini menegaskan penggunaan SPBE di pemerintahan sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Karena itu sudah menjadi kunci sukses dalam mendorong pembangunan. 

"Roadmap seperti apa, harus diikuti action plan. Problem juga harus diketahui. Instrumen harus lengkap. Ada 'Man Behind The Gun'. Ada ndak operatornya, ada ndak SDM-nya. Lalu, harus ada juga konektivitasnya dengan rumah besar informasi yang tersambung dengan Kominfo, hingga terciptalah big data," urainya.

Ia berharap seluruh Kepala OPD bisa paham kondisi dan melek IT. Intinya saat ini pemerintah dituntut terbuka dalam informasi, menyampaikannya secara real time dengan feedback satu sama lain. dwy

Berita Terbaru

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian…

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kota Madiun bakal mencermati proyeksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2026 yang direncanakan untuk menutup defisit APB…

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ibarat putri ayu, proyek pembangunan Rumah Pompa Lippo di Jalan Raya Jati sempat menjadi perhatian publik. Proyek yang digadang m…

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Keramaian di depan TMP R.Wijaya Kota Blitar yang berhadapan dngn wisata Kuliner malam tepatnya di Jalan Sudanco Supriadi, di kejutkan…

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Data Industri M…

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Deteksi dini dan cegah dini menjadi kunci dalam mengantisipasi potensi ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ser…