Dituding Hamil Duluan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tata Janeeta
Tata Janeeta

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Janeeta akhirnya buka suara terkait berita bahwa ia dikabarkan hamil duluan. Banyak netizen yang menuding kalau mantan personel Dewi Dewi itu hamil sebelum resmi menikah dengan Raden Brotoseno pada 9 Oktober 2020 lalu.

Tak mau jadi fitnah, Tata Janeeta menjelaskan jangka waktu pernikahan dan masa suburnya. "Bismillah, daripada jadi fitnah maka saya jelaskan ya," tulis Tata Janeeta di Instagram Stories miliknya, Rabu (25/11/2020).

Sehari setelah menikah, pelantun lagu "Sang Penggoda" ini mengunjungi dokter kandungan. Di situ dia berkonsultasi dengan dokter perihal masa suburnya.

"Saya itu menikah tanggal 9 Oktober. Tanggal 20 Oktober saya ke dokter kandungan untuk konsultasi masa subur. Dan di situ saya ditemani sahabat saya @opieyoufii cek USG tanggal 20 Oktober saya belum hamil, ibu-ibu," katanya menerangkan.

Selang waktu satu bulan, mantan istri Mehdi Zati ini kembali mengunjungi dokter kandungan. Tepat pada 18 November 2020, ia dinyatakan positif hamil. "Tanggal 18 November saya baru ke dokter kandungan lagi dan dinyatakan hamil," ucapnya.

Menurut Tata Janeeta, kehamilan itu merupakan jawaban Tuhan atas doanya dan suami, Raden Brotoseno. Lewat Instagram Stories, perempuan 38 tahun ini mengunggah percakapannya dengan dokter kandungan. Dalam chat WhatsApp itu, dia menandai tanggal konsultasi kehamilan.

"Coba perhatikan tanggal percakapan saya dengan dokter kandungan ya bu-ibu," tulis Tata Janeeta dalam ungahannya di Instagram Stories, Rabu (25/11/2020).

Tak ingin menanggapi kabar miring tentang kehamilannya, Tata Janeeta minta didoakan agar dia dan si jabang bayi sehat selalu. "Dear ibu-ibu daripada merusak hati kalian yang suuzon mending doakan saya dan baby nya ya. Supaya doa baiknya kembali kepada yang mengucapkannya," ujarnya.

Menariknya, Tata ternyata langsung mengidam belanja di pasar tradisional. Dia sangat happy meski hanya belanja barang kebutuhan rumah tangga. Tata juga menyempatkan mampir ke warung kupat tahu langganannya.

Sebelumnya, Tata Janeeta pernah menikah dengan Efran Fitrianto di 2010. Kemudian mereka memutuskan bercerai pada, 21 Maret 2013. Lalu Tata Janeeta kembali menikah dengan Mehdi Zati di 2018. Sayangnya pada 2019 mereka memutuskan bercerai. dsy

Berita Terbaru

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…

Peringati HUT ke 81 RI di Jawa Timur, PLN Jaga Pasokan Listrik Tanpa Kedip di Jawa Timur

Peringati HUT ke 81 RI di Jawa Timur, PLN Jaga Pasokan Listrik Tanpa Kedip di Jawa Timur

Selasa, 18 Agu 2026 15:30 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur sukses menjaga keandalan pasokan listrik tanpa kedip dalam puncak peringatan H…