FK Universitas Ciputra Bantu Kelompok ODHA dengan Mindset Entrepreneur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Universitas Ciputra Surabaya melakukan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Kami Berdaya, Kami Kreatif yang merupakan rangkaian Program Kemitraan Masyarakat (PKM). SP/ Julian
Universitas Ciputra Surabaya melakukan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Kami Berdaya, Kami Kreatif yang merupakan rangkaian Program Kemitraan Masyarakat (PKM). SP/ Julian

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memulai Usaha Sendiri ini dapat membantu kelompok rentan seperti, misalnya, orang yang hidup dengan HIV dan AIDS, mengembangkan keterampilan-keterampilan yang diperlukan dalam memulai dan mengelola usaha kecil.

Ini pun akan membantu mereka menciptakan peluang kerja dan memperoleh pendapatan untuk biaya pengobatan dan lainnya.

Universitas Ciputra Surabaya melakukan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Kami Berdaya, Kami Kreatif yang merupakan rangkaian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang diinisiasi oleh Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat (DRPM) Kemenristek- BRIN merupakan program pengabdian kepada masyarakat kepada kelompok khusus Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Komunitas Budaya (Ibu Berdaya dengan HIV) Kecamatan Tandes Surabaya.

Kegiatan ini diketuai oleh Etha Rambung, dr., M.Si. dengan anggota Romauli Nainggolan, S.E., M.Si dan Hanna Tabita Hasianna Silitonga, dr., M.Kes. kegiatan di mulai pada pada 20 Agustus 2020 sampai dengan 27 November 2020.
Etha Rambung, dr., M.Si.menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan pendampingan dan pelatihan pemasaran produk jahitan mitra melalui offline dan online marketing serta company visit ke tailor yang sudah maju di Surabaya.

“Program ini memiliki tiga tujuan. Pertama, untuk menghasilkan wirausaha baru yang memiliki keahlian tata busana menjahit yang berkualitas. Kedua, untuk mengembangkan pemasaran (marketing) produk jahitan IRT dipasarkan secara luas dengan lebih efektif melalui offline dan online marketing. Ketiga, untuk membantu mitra IRT mendapatkan penghasilan lebih baik setelah memiliki keahlian tersebut. Dengan demikian program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat mendorong produktivitas dan kualitas hidup ibu rumah tangga penderita HIV.” Tandas Etha, Jumat, (27/11/2020).

Sementara, Romauli Nainggolan, S.E., M.Si memiliki pengalaman dalam manajemen bisnis, menambahkan bahwa ibu-ibu komunitas dilatih untuk mampu membuat perencanaan keuangan.

Serta mampu mengatur pengeluaran hingga mampu melakukan pemasaran jahitan seprai secara offline dan online.

“Dari pelatihan ibu-ibu komunitas mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas jahitannya dengan mesin yang lebih lengkap kemudian Ibu-ibu komunitas memiliki media promosi untuk meningkatkan pemasaran jahitan, juga Ibu-ibu komunitas dapat bersinergi saling membantu membuat usaha jahit dan jual seprai untuk mendapatkan penghasilan" katanya.

Ibu-ibu komunitas memiliki toko jualan seprai online:

Pada program PKM ini juga memberikan Mesin Jahit, mesin obras dan papan nama usaha serta laptop bagi mitra komunitas.

Mitra sepakat untuk memulai usaha mikro penjahit rumahan tetapi membutuhkan pendampingan mengenai kualitas produk, manajemen usaha dan juga pemasaran.

Usaha menjahit bagi mereka merupakan jenis usaha yang sesuai karena mereka tidak takut menularkan kepada orang lain dan beberapa dari mereka memiliki kemampuan dan pelanggan tetap. Jul

Berita Terbaru

Rugikan Negara Rp3,6 M, Tunjangan DPRD Ponorogo Sempat Jadi Temuan BPK Tahun 2022

Rugikan Negara Rp3,6 M, Tunjangan DPRD Ponorogo Sempat Jadi Temuan BPK Tahun 2022

Jumat, 07 Agu 2026 13:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 13:38 WIB

PONOROGO– Dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun 2023-2026, yang menyeret Mantan Ketua DPRD Sunarto dan Kabag K…

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – SMA Negeri 1 Porong, Kabupaten Sidoarjo, mengundang seluruh para wali murid kelas X-1 sampai X-12 dalam acara Sosialisasi Program S…

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Di tengah derasnya arus informasi digital yang mengalir tanpa batas, ruang-ruang diskusi tentang nilai kebangsaan menjadi semakin…

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…