Pemkot Malang Wujudkan Kota Ramah Disabilitas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Malang Sutiaji saat berfoto bersama anak-anak disabilitas. SP/ JT
Wali Kota Malang Sutiaji saat berfoto bersama anak-anak disabilitas. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota Malang berupaya mewujudkan Kota Malang yang ramah disabilitas. Pemerintah Kota Malang juga berupaya melibatkan masyarakat berkebutuhan khusus untuk menyusun pembangunan di Kota Pendidikan ini. Pemkot Malang juga memfasilitasi berbagai program pelatihan dan bantuan sosial berupa sembako untuk meningkatkan kemampuan keterampilan masyarakat disabilitas untuk mewujudkan kemandirian bagi mereka, Senin (30/11/2020).

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang, Peni Indriani menyampaikan, perhatian khusus yang diberikan kepada masyarakat disabilitas selama ini tidak hanya terbatas pada bantuan sosial saja.

Bukan hanya mendatangkan para tenaga pelatih saja, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang juga merujuk beberapa penyandang disabilitas ke perusahaan di Jawa Timur untuk mendapatkan keterampilan berkarya secara langsung. Seperti yang dilakukan belum lama ini, di mana seorang penyandang disabilitas dirujuk ke PT Bina Grahita, Tuban, untuk mendapatkan pelatihan berkarya.

Sementara berkaitan dengan fasilitas umum dan layanan publik yang ramah disabilitas, menurutnya memang masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Karena saat ini, masih ada beberapa pusat layanan publik yang belum ramah disabilitas. Meski begitu, sebagian besar telah berupaya melengkapi fasilitas tersebut. Mulai dari toilet hingga jalan yang ditata sesuai kebutuhan masyarakat berkebutuhan khusus.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Dwi Rahayu sebelumnya menyampaikan, berbagai upaya untuk mewujudkan Kota Malang yang ramah disabilitas terus dilakukan. Salah satunya dengan menyusun rencana Peraturan Daerah berkaitan dengan masyarakat berkebutuhan khusus.

Selain itu juga melibatkan masyarakat berkebutuhan khusus tersebut untuk menyusun rencana pembangunan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tematik.

Dalam musrenbang tematik tersebut, setiap usulan kegiatan akan melibatkan penyandang disabilitas. Setiap usulan yang disampaikan akan dikaji dan dilaksanakan sesuai dengan skala prioritas. Dengan kondisi itu, diharapkan kesejahteraan masyarakat, utamanya masyarakat disabilitas, dapat terpenuhi.

"Setiap usulan selalu dikaji bersama untuk kemudian bisa direalisasikan sesuai dengan skala prioritas," jelas Dwi.

Sementara itu, Pendamping Komunitas Disabilitas Kota Malang, Dewi Anggraini Piculima menilai, usaha yang dilakukan Pemerintah Kota Malang memperhatikan masyarakat berkebutuhan khusus selama ini patut diapresiasi. Baik untuk melibatkan rekan-rekan difabel usia anak maupun dewasa di tengah situasi proses untuk belajar tentang inklusifitas, maupun lain sebagainya.

"Pemerintah akhirnya belajar, ada banyak hak dan kebutuhan yang menjadi aspirasi difabel. Baik di bidang kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, sosial dan aksesibilitas yang kemudian jadi fokus bidang yang menjadi acuan dalam musrenbang tematik," katanya. Dsy8

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…