Mahasiswa UK Petra Ciptakan Monitor Game Ramah Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto: Perwakilan Tim SGT Saat Menunjukkan Aplikasi Monitor Game .SP/BYTA INDRAWATI.
Foto: Perwakilan Tim SGT Saat Menunjukkan Aplikasi Monitor Game .SP/BYTA INDRAWATI.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Mahasiswa UK Petra citakan aplikasi untuk memonitoring anak-anak saat bermain game di rumah. Karya tersebut merupakan inovasi dari lima mahasiswa prodi Teknik Elektro UK Petra yang tergabung dalam tim SGT yang berhasil membuat aplikasi bernama Application Monitoring System (AMS).

Kelima mahasiswa semester 7 tersebut, menciptakan AMS ialah Jeremy Winston, Yansen Suwanto, Joshua Alexander Heriyanto, James David TM dan Jerich Elia Santoso

"Kami membuat ini karena masa pandemi anak-anak cenderung lebih banyak bermain. Data menunjukan jumlah pemain game Fortnite meningkat 2-3 kali lipat. Harapannya dengan AMS, pengendalian penggunaan game dapat dikontrol," urai Jeremy Winston salah satu anggota kelompok.

Aplikasi ini berfungsi untuk memonitoring dan mengontrol kegiatan bermain anak menggunakan prinsip IoT, sehingga orang tua dapat melihat durasi berapa lama, game  yang dimainkan, dan dapat mengatur berapa lama anak dapat bermain game hanya dengan menggunakan smartphone yang terhubung pada internet.

"Yang mengkuatirkan adalah anak kecil yang belum mempunyai pengendalian yang baik sehingga tak jarang mereka akan kecanduan bermain game dan tak mau mengerjakan tugasnya. Ini akan sangat membantu para orang tua. Bisa diakses dari manapun asal ada jaringan internet," terang Yansen salah satu anggota tim.

Aplikasi tersebut sudah diuji coba saat lomba nasional yang diadakan APTISI wilayah VII Jawa Timur dan bisa berfungsi dengan baik. Para pengguna aplikasi dapat menginstall pada handphone maupun pada PC komputer.

Untuk dapat menggunakan aplikasi ini, orang tua dan anak harus membuat akun terlebih dahulu agar mendapatkan username. Orang tua dapat mengontrol durasi bermain di aplikasi anak, lalu orang tua juga memasukan username, durasi bermain dalam satuan menit, dan interval dari durasi itu (hari/minggu/bulan).

Jika proses pengaturan berhasil maka di tampilan home aplikasi orang tua akan menampilkan game apa saja yang dimainkan pada aplikasi anak beserta durasinya, dan sisa waktu bermain. Cara kerjanya jika waktu yang telah diatur telah habis maka permainan yang dimainkan anak akan mati dengan sendirinya.

Tim ini membutuhkan waktu tiga bulan  untuk membuat AMS. Ada kendalanya dihadapi antara lain saat pembuatan tidak bisa berkumpul secara langsung, hanya bisa lewat voice call saja, sehingga sering kali terdapat perbedaan persepsi antara anggota.

AMS awalnya, merupakan hasil dari tugas kuliah dari MK Pengembangan Aplikasi Telematika (PAT) dan berhasil menjadi juara 2 kategori Aplikasi Mobile/Web dalam Lomba Nasional Kreativitas Mahasiswa LO KREATIF 2020 yang digelar oleh APTISI Wilayah VII Jawa Timur. Berkat prestasinya, tim SGT UK Petra berhak atas hadiah uang senilai Rp 2.000.000,00 ditambah medali dan E-sertifikat.

“Beberapa minggu setelah aplikasi ini selesai dibuat, kami iseng mendaftar. Hanya memperbaiki sedikit proposalnya. Tidak menyangka ternyata kami bisa meraih juara 2," pungkasnya. byt

Berita Terbaru

Antara yang Seharusnya dan Senyatanya: Ketika Ruang Publik Menjadi Papan Iklan Gratis

Antara yang Seharusnya dan Senyatanya: Ketika Ruang Publik Menjadi Papan Iklan Gratis

Kamis, 13 Agu 2026 15:23 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 15:23 WIB

‎‎KITA barangkali sudah terbiasa melihat reklame, baliho, dan spanduk bertebaran di berbagai sudut kota. Ada yang terpasang di tiang listrik, dipaku di pohon, d…

Harga Material Fluktuatif, Empat Proyek Pengaspalan Kota Madiun Mulai Dikerjakan Juni

Harga Material Fluktuatif, Empat Proyek Pengaspalan Kota Madiun Mulai Dikerjakan Juni

Kamis, 13 Agu 2026 15:20 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sejumlah ruas jalan di Kota Madiun yang menjadi akses menuju destinasi wisata mulai mendapat perbaikan. Dinas Pekerjaan Umum dan P…

Padamkan Karhutla di Kawasan Bromo, Damkar Surabaya Semprot 3.000 Liter Air

Padamkan Karhutla di Kawasan Bromo, Damkar Surabaya Semprot 3.000 Liter Air

Kamis, 13 Agu 2026 15:14 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 15:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN-BTS), Pemerintah…

Pemkab Komitmen Perbaikan Jalan Desa Sepanjang 527 Kilometer Jember Ditarget Tuntas 2027

Pemkab Komitmen Perbaikan Jalan Desa Sepanjang 527 Kilometer Jember Ditarget Tuntas 2027

Kamis, 13 Agu 2026 15:09 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai upaya meningkatkan sektor perekonomian daerah dan kenyamanan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menegaskan…

Tangani Kehamilan Berisiko, Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Puskesmas 

Tangani Kehamilan Berisiko, Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Puskesmas 

Kamis, 13 Agu 2026 14:59 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui Pendampingan oleh Tim Ahli atau On the Job Training (OJT) bagi puskesmas, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten…

Kebakaran Landa Wilayah Blitar Lagi, Korban Alami kerugian Capai Rp100 Juta

Kebakaran Landa Wilayah Blitar Lagi, Korban Alami kerugian Capai Rp100 Juta

Kamis, 13 Agu 2026 14:27 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rupanya musim kemarau panjang yang di sertai  kekeringan ini selalu membawa musibah kebakaran di Kabupaten Blitar, kebakaran sampai …