Iyut Bing Slamet Histeris sampai Minta Mati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto penangkapan Iyut yang beredar luas.
Foto penangkapan Iyut yang beredar luas.

i

 

Ditangkap Kedua Kalinya karena Sabu

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta-  Adik kandung Adi Bing Slamet, Iyut Bing Slamet ditangkap oleh Polres Jakarta Selatan karena kepemilikan dan penggunaan narkoba jenis sabu. Penangkapan Iyut dilakukan pada Kamis (3/12/2020) malam di kediamannya di kawasan Kramat Sentiong, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Ini bukan pertama kalinya bagi mantan artis cilik ini. Di tahun 2011 lalu, dirinya juga sempat kesandung masalah yang sama. Tapi penjara tak membuat Iyut jera. Dia jatuh lagi ke lubang yang sama dengan harus ditangkap aparat karena kedapatan nyabu.

Melalui foto-foto dan video yang beredar saat diamankan oleh pihak kepolisian, Iyut yang mengenakan kaus hitam sempat histeris saat polisi menggeledah kediamannya.

Iyut Bing Slamet menangis sambil berteriak-teriak saat polisi menemukan barang bukti di rumahnya.

"Ya Allah... apa itu?," Iyut Bing Slamet menangis histeris.

Suasana pun terdengar riuh. Keluarganya mencoba menenangkannya.

"Heh... heh... Yut...Yut, risiko... risiko," ujar seorang pria.

Namun Iyut Bing Slamet terus menangis histeris. Keluarganya menenangkannya.

"Ya Allah... mati aja deh... mati aja deh... Ya Allah... Ya Allah," ujarnya sambil terus menangis sambil sesekali menyebut mamanya.

Dalam penggeledahan ini, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa sabu serta alat isapnya.

Tak lama, Iyut mulai agak tenang. Ia duduk di atas sebuah kasur. Sementara sejumlah terus menggeledah kamarnya.

Polisi menggeledah seisi ruangan di dalam kamar Iyut Bing Slamet. Tampak sebuah bong dari botol air mineral diambil polisi dari sebuah bufet.

Polisi kemudian menggeledah tempat lainnya. Lemari rias pun tak luput dari penggeledahan polisi. Barang-barang yang ada di kamarnya diperiksa polisi. Kotak sepatu pun tak luput dari pemeriksaan.

 

Tes Urine Positif

Penangkapan Iyut ini dibenarkan oleh Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Wadi Sabani.

"Iya benar. Tim Satuan Reserse Narkoba mengamankan seseorang berinisial IBS terkait narkoba," kata Wadi Sabani ketika ditanya kebenaran yang ditangkap adalah Iyut Bing Slamet, di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (4/12/2020).

"Yang bersangkutan mengaku adalah mantan artis cilik," lanjutnya.

 Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti sabu beserta alat isapnya.

"Dalam penangkapan kami mengamankan barang bukti berupa alat pakai narkoba dan paperclip diduga berisi sabu," ucapnya.

Saat dites urine, Iyut  dinyatakan positif narkoba. Hingga berita ini naik cetak, Iyut Bing Slamet masih menjalani pemeriksaan di kantor polisi.

"Hasil urinnya positif," tandas Wadi Sabani.

"Ke depannya IBS masih kita lakukan pemeriksaan dan pendalaman atas penangkapan ini," pungkas Wadi Sabani.

Ini bukan kali pertama Iyut Bing Slamet terjerat kasus narkoba. Sebelumnya ia diamankan di hotel kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat pada 2011 dengan barang bukti sabu 0,4 gram. Dan setelah menjalani proses persidangan selama hampir 5 bulan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, akhirnya pemilik nama asli Ratna Fairuz Albar ini, divonis 1 tahun penjara pada  Rabu (24/8/2011).

Majelis Hakim yang diketuai oleh Martinus Bala dan hakim anggota Kemal Tambubolon serta I Wayan Sedana menjatuhkan vonis Iyut satu tahun penjara dipotong masa tahanan selama ia menjalani proses hukum.

Iyut yang tampak begitu tenang selama proses sidang merasa senang dengan putusan vonis tersebut. "Kalau ditanya senang ya senang mas, malahan maunya hukumanannya di bawah dari itu," ujarnya setelah menjalani sidang vonis,saat itu. jk/is/ps/rl

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mencegah penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan …

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Ikatan…

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan, di musim kemarau yang panjang ini,…

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Setelah debit sumur warga terus menurun saat musim kemarau panjang, kini sedikitnya 50 desa di 12 kecamatan di Kabupaten…