Klaim 150 Ribu Suara, IKAMA Jatim: Itu Hanya Cari Uang Receh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Jawa Timur Buchori Imron.SP/ALQOMARUDDIN.
Ketua Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Jawa Timur Buchori Imron.SP/ALQOMARUDDIN.

i

SURABAYA PAGI, Surabaya -  M. Yasin calon wali kota Surabaya independen yang gagal mengklaim 150 ribu suara masyarakat madura akan dialirkan ke Paslon nomor 1 Eri Cahyadi-Armuji. 

Klaim Kepala Desa di salah satu desa di Sampang tersebut langsung dibantah keras oleh Ketua Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Jawa Timur Buchori Imron. Menurutnya, hingga saat ini tokoh-tokoh besar masyarakat Madura masih solid mendukung dan memenangkan Paslon nomor 2 Machfud Arifin-Mujiaman. 

Bahkan, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Surabaya ini juga mempertanyakan ketokohan M. Yasin. Menurut Buchori selama ini dirinya tidak mendengar nama Yasin di kalangan tokoh-tokoh Madura. 

" Yasin itu siapa,? Kalau memang tokoh jangankan orangnya namanya saja saya tidak kenal. Saya sangat mengenal tokoh besar Madura di Surabaya ini." kata Buchori, sabtu, (5/12).

Buchori menerangkan, organisasi masyarakat yang populer yakni, Ikama ada Ikatan Keluarga Madura (Ikamra), dan Ikatan Keluarga Madura (Ikmi)." Nah, Yasin itu ada dimana? Kalau memang saya tidak pernah mendengar namanya," katanya. 

Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya ini juga mempertanyakan kevalidan suara yang diklaim tersebut. " Kalau hanya fotocopy KTP, jangankan 150 ribu. Suruh kerumah saja, dirumah saya ada 500 ribu KTP bahkan sama KK-nya (Kartu Keluarga)," kata Buchori. 

Politisi Madura ini menilai klaim Yasin 150 suara itu adalah hoax dan hanya orang yang mencari uang receh yang jualan foto copy KTP warga. " Itu hanya mencari uang receh aja. Kalau punya 150 suara kan seharusnya lolos nyalon independen, kan persyaratanya hanya minimal 128 ribu itu lebih banyak. Buktinya gagal tidak lolos," katanya. 

Buchori menegaskan, masyarakat tidak bodoh dan masyarakat Madura sudah cerdas. Masyarakat sudah cerdas sudah tau membedakan mana yang Tokoh dan mana yang Toko (mencari uang receh). 

"Bagaimana mungkin dia bisa mendukung sebanyak 150 ribu orang, persyaratan calon independen di KPU saja nggak memenuhi. Kalau mau mengklaim ya yang rasional. Masyarakat ini sudah cerdas. Apalagi yang mengklaim itu bukan warga Surabaya," katanya.Alq

 

 

Berita Terbaru

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…