Petrokimia Gresik Pertahankan PROPER Hijau dari KLHK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengumuman pemberian penghargaan PROPER oleh Kementerian LHK secara virtual. SP/PG
Pengumuman pemberian penghargaan PROPER oleh Kementerian LHK secara virtual. SP/PG

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Petrokimia Gresik kembali meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan diumumkan secara virtual, Senin (14/12).

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyatakan bahwa capaian ini akan menjadi modal bagi Petrokimia Gresik untuk melangkah menuju PROPER Emas.

 Seperti diketahui, untuk meraih PROPER Emas, sebuah perusahaan harus mendapat predikat PROPER Hijau tiga kali berturut-turut terlebih dahulu. Petrokimia Gresik telah mendapatkan PROPER Hijau pada tahun 2019 dan tahun 2020 ini.

"Kami bertekad untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan hingga mampu memperoleh kategori tertinggi atau PROPER Emas,” ujar Dwi Satriyo.

Penghargaan PROPER Hijau, lanjutnya, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam program Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik (TBPG) untuk menjadi perusahaan berwawasan lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan.

Hal ini penting mengingat Petrokimia Gresik terus mengembangkan diri, dimana hingga kini memiliki kapasitas produksi pupuk dan non-pupuk sebesar 8,9 juta ton per tahun.

“Karena asa kami adalah sebagai perusahaan penyedia pelayanan lengkap pertanian atau solusi bagi sektor agroindustri di Indonesia,” ujar Dwi Satriyo.

Sedangkan, PROPER merupakan program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh KLHK.

 Program ini bertujuan untuk mendorong perusahaan dalam pengelolaan lingkungan melalui instrumen insentif atau penyebarluasan reputasi perusahaan dengan kinerja pengelolaan lingkungan yang baik berlabel BIRU, HIJAU dan EMAS.

Serta reputasi kinerja buruk dalam pengelolaan lingkungan dengan label MERAH dan HITAM.

Disamping penilaian terhadap penataan peraturan, evaluasi juga dilakukan terhadap sejauh mana perusahaan memberikan nilai tambah terhadap konservasi sumber daya alam, konservasi energi dan pengembangan masyarakat.

Dwi Satriyo menambahkan, satu poin plus yang dimiliki Petrokimia Gresik pada penilaian PROPER periode 2019-2020, yaitu pemanfaatan Gypsum menjadi Purified Gypsum sebesar 799.681,27 ton. Dimana produk Purified Gypsum yang digunakan sebagai bahan baku semen ini merupakan salah satu komitmen Petrokimia Gresik mendukung industri manufaktur nasional.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga menurunkan emisi dengan memanfaatkan CO2 ke Pabrik Urea hingga 46.689 ton. Dan berhasil melakukan efisiensi energi dengan menjalankan eliminasi proses Cement Retarder menjadi Purified Gypsum 543.356 GJ. did

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…