13 Kecamatan di Surabaya Rawan Bencana Alam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala BPB Linmas, Irvan Widyanto. SP/BYTA
Kepala BPB Linmas, Irvan Widyanto. SP/BYTA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Menghadapi cuaca ekstrim di tengah pandemi, Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya, meningkatkan kewaspadaan dengan koordinasi terkait Mitigasi Warga di Wilayah Rawan Genangan Aliran Sungai.

Beberapa kecamatan yang beresiko terkena bencana alam meliputi Kecamatan Karang Pilang, Kecamatan Wonokromo, Kecamatan Jambangan, Kecamatan Sukolilo, Kecamatan Pakal, Kecamatan Asemrowo, Kecamatan Bulak, Kecamatan Gunung Anyar, Kecamatan Genteng, Kecamatan Wiyung, Kecamatan Krembangan, Kecamatan Dukuh Pakis, dan Kecamatan Sukomanunggal.

Kepala BPB Linmas, Irvan Widyanto, menyebutkan, sejumlah kecamatan tersebut pernah terjadi banjir, tanah atau plengsengan longsor, hingga orang hanyut dan tenggelam.

"Masing-masing kecamatan melakukan pemetaan risiko bencana, di sekitar sungai dari kejadian yang pernah terjadi," ucapnya, Minggu (20/12/20).

Mantan Kasatpol PP tersebut juga mengingatkan, agar aktif memeriksa ketinggian dan debit air sungai pada pintu air dan rumah pompa. Serta, kelurahan mengaktifkan kembali wilayahnya menjadi Kelurahan Siaga Bencana.

"Melakukan sosialisasi dan patroli secara berkala. Khususnya menjelang musim penghujan dan angin kencang," imbuhnya.

Apabila terjadi bencana, lanjut Irvan,  kelompok yang rentan terkena dampaknya harus betul betul diperhatikan. Antara lain lanjut usia, difabel, ibu hamil dan anak-anak. Segera mendapatkan pertolongan secara khusus.

"Kecamatan dan kelurahan jangan lupa menyiapkan lokasi yang aman sebagai tempat evakuasi sementara, Sambil dilakukan penyusunan SOP evakuasi di tingkat RT, RW sampai dengan tingkat kecamatan," jelasnya.

Guna mengurasi resiko banjir menjadi lebih efektif, Irvan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Pematusan (PUBMP) melakukan pengecekan secara rutin rumah pompa. Supaya berfungsi dengan baik dan memperhatikan aliran air, agar tidak menggenangi rumah warga atau tambak.

"Rencananya, Senin besok bersama dengan organisasi perangkat daerah buat forum diskusi. Kami akan undang BMKG juga," tandasnya. byt

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…