Risma No Comment Kandidat Menteri Sosial

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Isu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang digadang-gadang menjadi Mensos untuk menggantikan Juliari Batubara, terus digulirkan. Apalagi, isu reshuffle kabinet Jokowi semakin santer akan diumumkan Rabu (23/12/2020) esok.

Namun, Risma sendiri masih enggan menanggapi isu akan dijadikannya Risma menjadi Menteri Sosial oleh Presiden Jokowi. Hingga Senin (21/12/2020) semalam, Risma masih bekerja seperti biasa sebagai wali kota Surabaya.

"Soal isu itu (Mensos, red), ibu (Risma) gak mau menanggapi," kata Kadiskominfo Surabaya M. Fikser, Senin (21/12/2020).

Menurut mantan Kabag Humas Pemkot Surabaya itu, Risma lebih memilih focus bekerja menjelang jabatannya berakhir, pada Februari 2021 mendatang.  "Sementara ibu fokus kerja, melaksanakan tugas-tugasnya ibu yang tinggal beberapa bulan, beliau menyelesaikannya sebagai wali kota," jelasnya.

Sebelumnya, Risma sudah dua kali enggan menjawab isu tersebut kepada wartawan. Risma justru mengaku tidak tahu akan isu yang beredar padanya. Risma pun kaget saat ditanya wartawan soal tawaran menjadi mensos.

Jika pun ada tawaran, wali kota dua periode ini melihat terlebih dulu dari Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri. Hingga kini Risma mengaku belum mendapat perintah dari Megawati untuk menjadi menteri dengan alasan Pilkada Surabaya 2020 belum usai. "Seng nawari sopo? (Yang nawari siapa?). Nanti kita lihat lah, saya lihat Ibu Mega saja," kata Risma di kediaman beberapa waktu lalu.

Meski Risma hanya tertawa saat ditanya wartawan soal pengganti Mensos Juliari Batubara, namun dia mengaku akan istikharah terlebih dulu. "Nanti dilihat, istikharah dulu, iso opo ora (Bisa atau tidak). Kan nanti ngomong yo yo, ga isok (Kalau nanti bilang iya iya, tidak bisa)," ujar Risma kepada wartawan di rumah dinasnya beberapa waktu lalu.

Dia pun mengaku tak ingin takabur bila ditunjuk sebagai mensos. Sebab, yang bisa mengukur kemampuannya hanya dia, bukan orang lain. "Ndak boleh sombong, ndak boleh takabur. Yang bisa ngukur (Kemampuan) aku ya aku, bukan orang lain. Ya yang bisa ngukur aku ya aku, bukan orang lain," tegasnya.

Dua hari kemudian, tepatnya Rabu (16/12/2020) saat Risma menemui Tenaga Ahli Utama Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) di rumah dinasnya Jalan Sedap Malam, Risma belum mendapat tawaran sebagai Menteri. Bahkan, Risma juga sudah membayangkan, tanggung jawab sebagai Menteri Sosial sangat besar dan berat.

"Mensos opo? Paling seng nulis awakmu, onok ae awakmu. Saya ndak, saya ndak itu. Abot rek jadi Mensos iku," kata Risma saat ditemui di rumah dinas, Jalan Sedap Malam, Rabu (16/12/2020).

"Coba, berapa orang di Indonesia ini sangat tergantung pada mensos. Makanya itu kenapa aku ndak berani sama sekali, siapa pun yang mempengaruhi aku. Saya tidak berani berpikir itu. Mulai bantuan, PKH, apa-apa, kan pasti berat. Makanya kenapa kalau aku tidak berpikir kesitu (jadi mensos)," ujarnya.

Namun beberapa saat kemudian, Risma mengaku siap menjadi Menteri apabila bila Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan kepada dirinya.  "Sekali lagi kenapa saya tidak berani (berkomentar menjadi mensos), siapa pun yang ngomong. Tetapi kalau saya baru mendapat perintah Bu Mega, 'Bu Risma kamu jalani', aku baru jalan," tegas Risma.

Jika dirinya masuk menjadi bagian dari kabinet Indonesia Maju, itu bukan karena permintaannya. Sebab, jika dia meminta jabatan tersebut, justru akan terbebani. Menurut dia, bila menjadi mensos, ia akan terbebani bantuan sekian juta penduduk di Ibu Pertiwi. "Tapi bukan aku yang minta atau aku yang kepingin (Jadi mensos). Kalau aku yang kepingin, aku takut itu tadi. Karena sekian juta tergantung pada bantuan-bantuan tadi," jelasnya. alq/byt/cr2/rmc

Berita Terbaru

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS,…

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Andrie sontak berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya. Berdasarkan kronologi dari KontraS, Andrie Yunus sedang mengendarai…

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Kini Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran 2026     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kebutuhan BBM menjelang Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat signifikan, m…

Puasa di Zaman Alkitab

Puasa di Zaman Alkitab

Minggu, 15 Mar 2026 20:35 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ramadan adalah bulan kesembilan menurut kalender lunar, bulan di mana orang-orang menyatakan puasa di hadapan Tuhan dalam Alkitab…