Fokus Berwirausaha Pasarkan Produk Via Media Menjadi Solusi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Wartawan Harian Surabaya Pagi Biro Lamongan, Muhajirin saat memaparkan cara mempromosikan produk usaha. :SP/MUHAJIRIN KASRUN
Caption: Wartawan Harian Surabaya Pagi Biro Lamongan, Muhajirin saat memaparkan cara mempromosikan produk usaha. :SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

Bila Santri dan Alumni Belajar Survive  di Tengah Goncangan Pandemi

Goncangan pandemi covid-19 yang sudah 10 bulan berjalan ini, mau tidak mau semuanya tak terkecuali para santri dan alumni santri Pondok Pesantren di Kabupaten Lamongan. Bagaimana mereka menyikapi musibah covid-19 ini untuk bisa terus mendapatkan pundi-pundi rupiah, salah satunya harus berwirausaha. 

SURABAYAPAGI, Lamongan - Berwirausaha salah satunya menjadi solusi yang paling tepat, di saat aktivitas setiap harinya terbatas karena adanya pengetatan protokol kesehatan (Prokes) untuk memangkas penyebaran covid-19.

 Hal itu dilakukan agar isi dapur ini terus mengepul. Bagi alumni Pondok Pesantren yang sudah berumah tangga hal yang demikian ini adalah problem. Beda dengan santri yang kini masih mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren. 

Tapi keduanya baik yang kini masih santri dan alumni diminta dan dituntut untuk terus meningkatkan kemandirian tidak bergantung dengan situasi,  salah satunya dengan mengeksplor kemampuannya yang diaktualisasikan dalam bentuk inovasi menciptakan sebuah produk yang nantinya bisa dijual ke masyarakat umum atau biasa disebut dengan berwirausaha. 

Pertanyaannya sekarang kalau produk sudah diciptakan sesuai dengan kebutuhan pasar, lalu bagaimana cara agar hasil produk ini bisa dikenali oleh pembeli dan dibeli oleh konsumen. 

Tentu banyak cara yang harus dilakukan seperti yang disampaikan oleh Muhajirin, jurnalis Harian Surabaya Pagi saat menyampaikan materi Workshop Pesantreneur 2020 Pelatihan Kewirausahaan Pesantren (Pesantreneur) di Masa Pandemi Covid-19, di Pondok Pesantren Idhotun Nasyi'in Dusun Depek, Desa Sugihwaras Kecamatan Kalitengah, Lamongan yang digelar selama dua hari 27-28 Desember 2020 lalu.

Hajir panggilan akrab wartawan yang juga sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan ini menyebutkan, saat ini siapa saja bisa berkesempatan untuk mempromosikan hasil usahanya dengan gratis dan prabayar memanfaatkan media mainstream baik media cetak, online maupun elektronik, dan media sosial (medsos) mulai dari facebook, Twitter, Instagram, WhatsApp, dan lain-lain yang setiap hari tidak pernah lepas dari aktivitas.

Karena dengan mempromosikan hasil produk via media mainstream maupu media sosial dirasa saat ini cukup efektif. Selain lebih simpel, jangkauan nya juga luas, dan hampir saat ini masyarakat di Indonesia dan dunia pada pegang handphone untuk tidak sekedar komunikasi tapi sebagai bagian dari tuntutan dan gaya hidup. 

Dalam sebuah penelitian pasar kata Hajir, menyebutkan media sosial menghasilkan jumlah data yang tidak sedikit tentang pelanggan. Tiap hari ada lebih dari 500 juta Tweet, 4,5 milyar like di Facebook, dan 95 juta foto serta video diupload di Instagram. Di balik angka besar ini adalah kekayaan informasi tentang pelanggan siapa mereka, apa yang mereka lakukan.

"Suka atau bagaimana pendapat mereka tentang brand Anda. Melalui pendekatan yang aktif dan mendengarkan apa yang terjadi di media sosial, Anda bisa mengumpulkan data pelanggan yang relevan dan menggunakan informasi tersebut untuk membuat keputusan bisnis yang cerdas," kata Hajir kepada peserta workshop pesantreneur. 

Dijelaskan oleh Hajir, dengan mengumpulkan informasi dari semua jaringan sosial saat real time, pelaku usaha bisa menemukan percakapan yang terjadi seputar brand yang dimiliki dan membuat laporan real time.

Artinya apa promosi melalui media sosial apalagi sekarang masih pandemi covid-19 sangat efektif karena pelaku usaha bisa seenak mereka memposting hasil produksinya yang terpenting harus bertanggung jawab tidak menyalahi norma dan UU IT.(*)

Berita Terbaru

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pengaturan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2…

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…