Tak Ada Anggaran BBM, Puluhan Sopir Truk Sampah Mogok Kerja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Truk pengangkut sampah yang memarkirkan kendaraannya di depan Kantor Pemkab Jember. SP/ DECOM
Truk pengangkut sampah yang memarkirkan kendaraannya di depan Kantor Pemkab Jember. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebanyak puluhan sopir truk pengangkut sampah di Kabupaten Jember melakukan aksi mogok kerja dan memarkirkan kendaraannya di depan Kantor Pemkab Jember dengan membawa slogan banner jika truk pengangkut sampah tersebut tidak akan beroperasi lagi karena tidak adanya BBM.

Salah satu sopir truk, Senidar mengatakan bahwa aksi mogok ini dilakukan karena sudah sekitar 2 bulan tak ada anggaran BBM untuk truk tersebut.

"Sejak dua bulan tidak ada bahan bakar minyak (BBM). Jadi kami parkir ini," jelasnya, Senin (4/1/2021).

Selain memarkir truk, sopir juga memasang sebuah poster di bak truk. Poster itu bertuliskan 'Mohon Maaf Kami Tidak Operasional Truk Sampah Ini Butuh BBM'.

"Sampai kapan? Ya tidak tahu. Aksi dihentikan sampai ada BBM-nya lagi," imbuh Senidar.

Senidar menambahkan, bahwa selama ini agar bisa tetap beroperasi, para sopir truk menalangi dulu pembelian BBM truk sampah itu. Namun setelah tak ada kepastian tentang anggaran BBM, sopir truk tak berani lagi menalangi.

Apalagi, sopir truk itu juga belum menerima gaji. Mereka juga ingin ada kepastian kapan gaji dibayarkan.

"Bayaran juga tidak, belum dibayar, kalau dulu ada TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai). Kita bisa talangi dulu. Sekarang tidak. Jadi sementara ini kami (para sopir truk sampah) sudah tidak mampu (menalangi) lagi," imbuhnya.

Usai memarkir truk, para sopir ini kembali ke kantor mereka di Dinas Lingkungan Hidup. Mereka tetap ngantor meski tak melakukan aktivitas mengangkut sampah. Dsy11

 

Berita Terbaru

Dorong Penguatan Tata Kelola, 14 Desa di Madiun Naik Status Jadi Desa Mandiri

Dorong Penguatan Tata Kelola, 14 Desa di Madiun Naik Status Jadi Desa Mandiri

Kamis, 13 Agu 2026 12:26 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berdasarkan hasil pemutakhiran dan verifikasi data Indeks Desa 2026, sebanyak 14 dari 198 desa di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, naik…

Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Banyuwangi Hadirkan 19 PNS Tenaga Kesehatan

Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Banyuwangi Hadirkan 19 PNS Tenaga Kesehatan

Kamis, 13 Agu 2026 11:27 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna memperkuat pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menghadirkan 19 pegawai negeri sipil (PNS) tenaga…

Perkuat Layanan Pendidikan, Pemkab Sidoarjo Targetkan Tak Ada Lagi Siswa Putus Sekolah Akibat Ekonomi

Perkuat Layanan Pendidikan, Pemkab Sidoarjo Targetkan Tak Ada Lagi Siswa Putus Sekolah Akibat Ekonomi

Kamis, 13 Agu 2026 11:26 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan pendidikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menargetkan tak ada lagi…

Atasi Sampah Organik, Pemkot Madiun Kembangkan Budidaya Maggot

Atasi Sampah Organik, Pemkot Madiun Kembangkan Budidaya Maggot

Kamis, 13 Agu 2026 10:48 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 10:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mengatasi masalah sampah organik yang dihasilkan masyarakat serta mendukung gerakan pemilahan sampah dari rumah, Pemerintah…

Masuki Panen, Pemkab Bojonegoro Dorong Kenaikan Harga Jual Tembakau Rajangan Kering

Masuki Panen, Pemkab Bojonegoro Dorong Kenaikan Harga Jual Tembakau Rajangan Kering

Kamis, 13 Agu 2026 10:44 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 10:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Memasuki masa panen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berupaya mendorong kenaikan harga jual tembakau rajangan…

2.056 Wisatawan Berbondong-bondong Ajukan ‘Refund Imbas Bromo Ditutup Total

2.056 Wisatawan Berbondong-bondong Ajukan ‘Refund Imbas Bromo Ditutup Total

Kamis, 13 Agu 2026 10:36 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti pasca insiden meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari…