Cegah Klaster Covid-19, Disperpusip Kota Blitar Ditutup Dua Pekan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perpustakaan Kota Blitar. SP/ DECOM
Perpustakaan Kota Blitar. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pasca ditemukan hasil swab satu pegawainya positif Covid-19, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Blitar menutup layanan selama dua pekan untuk mencegah penyebaran klaster Covid-19, Minggu (10/1/2021).

Hal tersebut di jelaskan oleh Kepala Bidang Perpustakaan, Disperpusip Kota Blitar Ronny Yoza Pasal Bessy bahwa awalnya ada dua pegawai yang mengalami gejala klinis mengarah ke Covid-19. Di antaranya demam dan hilangnya indra penciuman. Ronny lantas meminta keduanya melakukan tes swab mandiri. Dan ternyata, hanya satu yang positif Covid-19.

"Keduanya warga Kecamatan Sananwetan. Karena rumah isolasi penuh semua, walaupun satunya negatif tetap saya minta isolasi mandiri selama 10 hari. Dan sudah saya koordinasikan dengan Camat Sananwetan," ujar Ronny.

Ronny kembali menambahkan jika kedua pegawainya itu bertugas di bagian layanan di depan. Sehingga untuk mengeliminir paparan virus makin luas, maka diputuskan menutup sementara layanan kantor ini selama dua pekan.

"Kemarin langsung disemprot disinfektan seluruh ruangan dan area kantor lainnya. Penutupan pelayanan Disperpusip dilakukan selama dua pekan. Yakni, mulai Rabu (6/1/2021) hingga Senin (25/1/2021)," tegasnya.

Hari ini, tracing dan testing dilakukan Satgas Covid-19 Kota Blitar kepada sekitar 25 kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif. Tes swab massal dilakukan di Puskesmas Kepanjenkidul.

Selama kantor ditutup, pelayanan secara online akan dimaksimalkan. Selain itu, kendati pelayanan ditutup namun sejumlah pegawai lainnya tetap masuk seperti biasanya. Sebab, banyak pegawai yang tidak melakukan kontak ataupun satu ruangan dengan pegawai yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 itu.

"Saat ini pelayanan peminjaman buku dan sebagainya sudah dialihkan ke online. Yang jelas hanya pelayanannya saja yang ditutup. Tetapi untuk pegawai lainnya, tetap masuk dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, sebagai antisipasi," pungkasnya. Dsy11

 

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…