Angka Kematian Covid-19 di Pemkot Malang Alami Kelonjakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Malang Sutiaji. SP/ JT
Wali Kota Malang Sutiaji. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pandemi Covid-19 di pemkot malang masih merajalela dibarengi dengan kelonjakan angka kematian Covid-19. Dalam sehari, kasus Covid-19 di Kota Malang bertambah 60 orang. Sehingga dapat ditotal sejak Maret 2020 lalu, hingga saat ini total kasus telah mencapai 4.159, Minggu (10/1/2021).

Menanggapi kasus tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji mengambil beberapa langkah yang salah satunya dengan terus menguatkan penerapan kampung-kampung tangguh di setiap kelurahan. Di samping, Sutiaji menganggap, keberadaan RS Lapangan Idjen Boulevard akan bisa optimal menekan kasus Covid-19 khususnya di Kota Malang.

"Terus kami akan menggencarkan kampung-kampung tangguh. Kami juga berterima kasih sekali dengan adanya RS Lapangan ini, ini sangat-sangat membantu kami. Tingkat kesembuhan pasien juga tinggi," jelasnya.

Walaupun jumlah kematian di pemkot  Malang masih tetap tinggi. Terbukti juga dalam sehari, petugas pemakaman khusus Covid-19 harus memakamkan setidaknya 10 pasien. Hal inilah nantinya yang juga menjadi perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. 

Menyikapi hal tersebut, pihaknya juga terus memperhatikan tim pemulasaraan bagi jenazah yang meninggal akibat Covid-19 yang jumlahnya terbatas. Yakni, dengan membentuk teknis khusus.

"Kami sudah memiliki teknis khusus. Tim yang ada, akan kami bagi menjadi dua, satu tim dari Polresta Malang Kota dan UPT Pemakaman. Nanti akan kita koordinasikan," terangnya.

Tidak hanya itu, ia juga terus mengimbau agar masyarakat tetap patuh dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan penerapan 3M (Memakai Masker, Mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak).

"Kami mohon kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatannya. Cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak," tandasnya. Dsy12

 

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…