Pemkab Sumenep Belum Maksimal Atasi Kebanjiran Kota

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah warga di Jl. Jenderal Sudirman kelurahan Kepanjin Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Rumah warga di Jl. Jenderal Sudirman kelurahan Kepanjin Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep terkesan lambat dalam mengatasi perencanaan tata kota dalam mengatasi curah hujan yang tinggi di Musim penghujan. Akibatnya disetiap ruas jalan kota tergenang air dengan ketinggian 5 cm dari jalan. 

Pantauan reporter Surabaya pagi, di depan Kantor Pemerintah (Pemkab) sumenep, seperti terlihat kolam renang, selain itu di sepanjang jalan Dr. Cipto, sampai ke Jendral Sudirman saluran air yang ke kali marengan, belum lagi di perumahan Sumekar dan Perumahan Satelit ketinggian air sampai 10 cm jika curah hujan tinggi dan lama. 

"Semestinya perencanaan tata kota, benar-benar dimaksimalkan dalam situasi yang seperti ini, sebab ini bukan hanya pertama di Kabupaten Sumenep ruas jalan tergenang air, " ujarnya. 

Moh. Gozi warga asal Kepanjin Kabupaten Sumenep, mengatakan jika di rumahnya sering dijadikan taman bermain anak-anak pada saat turun hujan. 

"Di halaman rumah saya, banyak anak-anak bermain seperti di kolam renang, mereka terlihat senang bermain dan berlompat-lompatan saling kejar-kejaran," katanya kepada Surabaya Pagi, Senin (11/01).

Diakui dirinya, air itu datang dari selokan yang tidak tertampung di halaman rumahnya, akibatnya air yang berada di depan rumah dinas Bupati Kabupaten Sumenep itu menguap dan masuk ke halaman rumahnya di Jalan Jenderal Sudirman 75 B Kepanjin Kabupaten Sumenep. 

"Kita hanya pasrah saja dalam situasi ini, namun setidaknya pemerintah Kabupaten Sumenep lebih memaksimalkan kinerja, khususnya dalam perencanaan tata kota," ungkapnya.

Bahkan sambung Gozi, jika pemerintah lambat dalam melakukan perencanan tata kota, maka jantung kota akan menjadi kolam renang tempat anak bermain saat musim penghujan, dan tentunya akan menjadi sangat bersejarah sepanjang masa. 

"Pemerintah harus segera ambil langkah positif  dalam mengatasi banjir, jangan hanya fokus kepada wabah penyakit yang mematikan, sebab kebanjiran juga bagian dari wabah yang mematikan," tegasnya.

Untuk diketahui, curah hujan di Kabupaten Sumenep dalam setiap harinya, terkadang berawan, hujan ringan, hujan sedang dan hujan petir, cerah berawan, kadang berkabut. Ar

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…