PN Surabaya Siap Terapkan Lockdown Jilid III

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menggelar tes swab massal .SP/ MAHBUB FIKRI 
Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menggelar tes swab massal .SP/ MAHBUB FIKRI 

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menggelar tes swab massal setelah sejumlah pegawai dan hakim terpapar Covid-19. Tes swab yang dilakukan oleh PN Surabaya juga mencakup keluarga pegawai maupun hakim. Dampak dari hal itu PN Surabaya menunda seluruh persidangan selama 14 hari ke depan.

Pejabat Humas PN Surabaya Martin Ginting menjelaskan penundaan persidangan sesuai instruksi pimpinan untuk mengurangi kegiatan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Adapun penundaan berlaku sejak tanggal 11 hingga 21 Januari.

"PN Surabaya mengambil langkah untuk mengurangi sidang pengadilan. Kemudian menunda yang memungkinkan ditunda. Kalau yang hampir habis penahanannya kita lanjutkan," ujar Ginting.Rabu (13/1)

Kata Martin, jika nantinya hasil tes swab hari ini ada yang terpapar Covid-19, maka pimpinan PN Surabaya akan segera berkoordinasi dengan Pengadilan Tinggi (PT) Jatim untuk mengambil langkah kebijakan lanjutan lockdown sesi 3.

"Kemarin Pimpinan PN koordinasi dengan pemkot untuk dilakukan PCR. Jika nanti banyak yang terpapar kita akan koordinasi untuk melakukan lockdown ketiga. Di 2020 melakukan 2 lockdown," katanya.

Sebelumnya pihak Pengadilan Negeri Surabaya telah melakukan Lockdown sebanyak dua kali pada 2020 lalu. Ini dilakukan demi menekan pertumbuhan laju Covid-19 yang meninggi pada pertengahan tahun lalu.

Saat ditanya mengenai aktivitas di PN Surabaya yang terpantau ramai, Ginting menjelaskan jika pihak PN tidak bisa melarang warga yang datang untuk berperkara. Pasalnya masyarakat juga memiliki kepentingan untuk menyelesaikan kasus yang diemban. Pihaknya hanya berusaha membatasi dan mencegah terjadinya kerumunan yang bisa menyebabkan angka penderita Covid-19 semakin naik.

"Kita tidak bisa melarang orang yg berperkara. Kita menerapkan jika tidak berkepentingan dilarang masuk,"

Pantauan di lokasi, Keramaian di PN Surabaya terbilang tertib dan mengikuti protokol kesehatan. fm

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…