Bantuan 2020 untuk Gapoktan Belum Terserap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Camat Giligenting Kab. Sumenep,  Abul Hasan S, Sos,  di Kediamannya. SP/Ainur Rahman
Camat Giligenting Kab. Sumenep,  Abul Hasan S, Sos,  di Kediamannya. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Aktivis LMR RI Komda Sumenep Amiruddin, menyoal terkait bantuan teknologi pengolahan air garam menjadi tawar  yang menggunakan dana APBD Kabupaten Sumenep.

 Menurut Amiruddin, bantuan yang dianggarkan dengan nilai Rp. 700 juta dan Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menganggarkan kembali melalui DAK tahun 2020 dengan nilai Rp. 500 juta.“Jadi totalnya Rp. 1,2 miliar, dan saya sudah tahu titik lokasinya hanya saja mesin itu sampai saat ini gak ada di lokasi tersebut,” katanya kepada Surabaya Pagi, Minggu (17/01)

Dikatakan, Amirudin pemasangan pipa ke laut itu sudah ada, tapi kenapa mesinnya gak ada jangan-jangan ada permainan antara dinas pertanian dan gapoktan. “Sebab bantuan yang semestinya diserap pada tahun 2020 namun sampai 2021 belum diserap,” pungkasnya. 

Camat Giligenting Abul Hasan S, Sos, mengatakan pihaknya memang  menagih janji terhadap instansi terkait bantuan mesin pengolah air  laut menjadi air tawar tersebut, namun sampai saat ini belum terkonfirmasi, “Saya juga menunggu infonya dari Instansi dan Gapoktan,” ujarnya.

"Semestinya mesin itu sudah datang bulan Desember 2020 namun hingga saat ini belum ada, ntahlah sudah saya komunikasikan dengan dinas dan Gapoktannya" imbuhnya. 

Menurut Camat Giligenting ini ingin membuktikan dirinya di akhir jabatannya dapat membuktikan kepada masyarakat Giligenting, makanya dirinya selalu warning kepada Gapoktan terkait bantuan tersebut. 

"Saya ingin membuktikan kepada masyarakat Giligenting, karena saya sudah hampir purna, saat ini jabatan saya tinggal satu tahun" jelasnya.

Dikatakan Camat, pihaknya sangat prihatin terhadap warga kepulauan khususnya di Kecamatan Giligenting. “Sebab jika kemarau tiba warga kepulauan itu kekurangan air tawar  makanya melalui Gapoktan bantuan mesin itu tersalurkan,” pungkasnya.Ar

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …