Limbah Pabrik Sumpit Dikeluhkan Warga Bondowoso

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Limbah pabrik pembuatan sumpit di Bondowoso. SP/ DECOM
Limbah pabrik pembuatan sumpit di Bondowoso. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Limbah pabrik pembuatan sumpit di Bondowoso dikeluhkan oleh warga sekitar dikarenakan baunya yang menyengat dan juga mencemari sumur warga di Desa Pekauman, Grujugan. Akibat pencemaran limbah tersebut membuat warga sekitar merasa tidak nyaman.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang tokoh masyarakat desa setempat, Ali Rohbini, saat ini banyak warga desa yang mengeluhkan limbah pabrik tersebut yang berwarna hitam dan berbusa. Pun baunya sangat menyengat.

"Warga Desa Pekauman, khususnya Dusun Daringan, banyak yang mengeluhkan limbah yang dikeluarkan PT Bonindo Abadi itu," ujarnya, Rabu (27/1/2021).

Selain itu, menurut Pengasuh Ponpes Bustanul Ulum ini, warga bukan menuntut agar pabriknya ditutup, namun bagaimana pengolahan limbah pabrik itu sebelum dikeluarkan.

"Ini sangat mencemari lingkungan. Baunya sangat menyengat dan mengganggu kesehatan," keluhnya.

Dia menambahkan selain bau menyengat, aliran limbah itu melintas di kawasan permukiman warga Desa Pekauman itu juga mencemari lahan pertanian dan sumur warga.

"Warga memberi tenggat waktu seminggu. Jika tak juga ada solusi, warga akan menutup paksa aliran air limbah tersebut," pungkas Ali Rohbini.

Tidak hanya itu, beberapa keluhan warga desa juga dituangkan dalam surat pernyataan terdampak limbah yang ditandatangani 100-an warga Desa Pekauman, Grujugan. Khususnya Dusun Daringan, yang dilintasi saluran pembuangan limbah pabrik tersebut.

Surat pernyataan keberatan itu lantas dikirimkan ke pihak PT Bonindo Abadi selaku managemen pabrik. Dengan tembusan ke bupati, jajaran terkait di lingkup Pemkab Bondowoso, aparat berwenang lainnya, serta muspika setempat. Dsy9

 

Berita Terbaru

Silpa Rp154 Miliar, Pemkot Madiun Diminta Benahi Perencanaan Anggaran

Silpa Rp154 Miliar, Pemkot Madiun Diminta Benahi Perencanaan Anggaran

Selasa, 30 Jun 2026 07:54 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 07:54 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun 2025 yang menembus Rp154 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Besarnya dana Sil…

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 30 penyedia makan minum melakukan penandatanganan kontrak payung harga konsolidasi bersama Pemerintah Kota …

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto menegaskan terbuka dengan masukan apa pun, termasuk dari anak-anak di desa. Bahkan, yang disampaikan…

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Jokowi, hanya tengah menunjukkan ambisi kekuasaan tanpa batas." Guntur RomliJuru Bicara PDIP SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian kepala kerbau diinjak…

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang dugaan korupsi yang menjerat eks Bupati Pati, Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang berakhir ricuh. Ini usai majelis hakim…

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

"Memang teman-teman variasi besaran penghasilan berbeda, dan jauh sekali. Saya nggak enak menyampaikan di Jakarta, ada yang dapatnya, orderan sebulan…