Tiga Pilar Kompak Bangun Pasuruan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara silaturahmi anggota Komisi-3 DPRD Kabupaten Pasuruan di salah satu resto di Kabupaten Pasuruan, Rabu (27/01/21).  SP/Dir
Acara silaturahmi anggota Komisi-3 DPRD Kabupaten Pasuruan di salah satu resto di Kabupaten Pasuruan, Rabu (27/01/21).  SP/Dir

i

 

SURABAYAPAGI.COM,  Pasuruan - Tiga pilar pemerintahan desa, kepala desa, perangkat dan BPD se-Kabupaten Pasuruan, sepakat  kompak bersatu padu membangun Pasuruan. Kata sepakat tersebut terlontar dari ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Pasuruan Agus Supriyanto; Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Cabang Pasuruan Son Haji; dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Pasuruan Candra, dalam acara  silaturahmi reses H. Saifulloh Damanhuri, anggota Komisi-3 DPRD Kabupaten Pasuruan di salah satu resto di Kabupaten Pasuruan, Rabu (27/01/21). 

Pernyataan sikap para ketua asosiasi tiga pilar pemerintahan desa tersebut mematahkan anggapan sebagian orang yang menilai ada miskomunikasi atau ketidak kekompakan antara kepala desa, perangkat, dan BPD. 

Ketua AKD Kabupaten Pasuruan, Agus Supriyono mengungkapkan, ada anggapan kepala desa dan perangkatnya lirik-lirikan, juga ada suara sumbang bahwa BPD hanya  alat atau pesuruhnya kepala desa. Itu semua tidak benar. Sebab, kepala desa, perangkat dan BPD memiliki job dan fungsinya masing-masing. Di organisasi profesi AKD, PPDI dan Abpednas  juga memiliki misi dan visi yang sama. "Selama ini kami selalu komunikasi. Misal, soal BPJS, ketua PPDI dan Abpednas selalu berkomunikasi dengan kami, " Ucap Agus. 

Menurut Agus, kepala desa, perangkat desa dan BPD adalah putra terbaik di desanya masing-masing. Putra terbaik harus kompak membangun desa. Tidak boleh pecah hanya gara-gara pilihan kepala desa. Kalau BPD maupun perangkat desa mau mencalonkan diri menjadi kepala desa, itu haknya. Tapi, setelah jadi jangan saling curiga. Yang pernah menjadi pesaing jangan dipecat. Bagi yang kalah, harus loyal pada kepala desa terpilih. 

"Ini penting saya sampaikan. Sebab, tidak semua kepala desa memiliki pola pikir yang sama. Saya berharap, BPD, PPDI, AKD harus bersatu untuk membangun Kabupaten Pasuruan. PPDI itu ibarat anaknya AKD, makanya, kita harus terus berkomunikasi. Sampaikan kepada anggotanya masing-masing, bahwa AKD, PPDI, dan Abpednas bersatu. Satu tempat satu wadah membangun desa, " pungkas Agus. 

Pernyataan Agus tersebut mendapat dukungan dari kedua mitranya, ketua PPDI Pasuruan, Son Haji dan ketua Abpednas Pasuruan, Candra. Menurut Son Haji, tiga pilar ini sebuah kekuatan besar, jika kompak, bersatu, seiring sejalan. Karena ketiganya memiliki misi-visi yang sama yakni membangun desa, meski dengan bahasa yang sedikit berbeda. Son Haji mengaku, selalu berkomunikasi dengan ketua AKD untuk membahas persoalan terkait pembangunan desa dan permasalahan perangkat dan kepala desanya. Dia tidak menampik kalau masih ada masalah yang dialami anggotanya, seperti pemecatan perangkat  oleh kepala desanya. 

"Saya prihatin dengan kejadian tersebut. Kalau sudah begitu, pembangunan desa terbengkalai. Oleh sebab itu, komunikasi tiga pilar harus jalan, sebagai langkah preventif dan edukatif kepada anggota masing-masing tiga pilar, "kata Son Haji. 

Dalam pertemuan tersebut juga menjadi ajang penyampaian aspirasi tiga pilar kepada Gus Ipul, sapaan akrab H.Saifulloh Damanhuri politisi kawakan PPP. Seperti masalah BPJS Kesehatan untuk aparat desa, tiga pilar kompak ingin dibebaskan dari iuran BPJS kesehatan. Tiga pilar juga mengusulkan kantor untuk sekretariat AKD, PPDI dan Abpednas dan usulan lainnya. 

Saifulloh Damanhuri, yang juga ketua fraksi PPP menampung semua aspirasi tiga pilar dan berjanji menindak lanjutinya. Dia memandang penting mengumpulkan tiga pilar dalam satu forum agar terjalin komunikasi yang endingnya adalah kekompakan. Jika kompak pembangunan desa akan berjalan dengan baik, otomatis Kabupaten Pasuruan akan lebih maju, lebih makmur dan maslahat bagi masyarakatnya. "Reses saya kali ini berbeda dengan sebelumnya. Sengaja saya mengundang tiga pilar agar terjalin komunikasi dan menyerap aspirasinya. Yang penting, tiga pilar harus kompak dalam membangun desa, " pungkas ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Pasuruan ini. dir

Berita Terbaru

Progres Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda Imbas Harga Aspal Melonjak Naik

Progres Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda Imbas Harga Aspal Melonjak Naik

Senin, 04 Mei 2026 13:06 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini terjadi lonjakan terhadap komoditas harga aspal yang dikeluhkan hingga membuat sejumlah perbaikan jalan di Kota Madiun…

Lewat Edukasi Kebersihan Pangan, Dinkes Madiun Tekan Risiko Bahaya Biologi Tak Kasat Mata

Lewat Edukasi Kebersihan Pangan, Dinkes Madiun Tekan Risiko Bahaya Biologi Tak Kasat Mata

Senin, 04 Mei 2026 12:57 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui edukasi kesehatan pangan melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun…

Masuki Masa Tanam: Harga Solar Subsidi Langka, Petani di Jember Terpaksa Beli Eceran Mahal

Masuki Masa Tanam: Harga Solar Subsidi Langka, Petani di Jember Terpaksa Beli Eceran Mahal

Senin, 04 Mei 2026 12:45 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selepas harga plastik hingga LPG 3 Kilogram (Kg) subsidi mahal hingga langka, kini memasuki masa tanam kedua, petani di Jember mulai…

Lewat ‘Wadul Guse’, Jember Tangani Beragam Aduan Warga Selama April 2026

Lewat ‘Wadul Guse’, Jember Tangani Beragam Aduan Warga Selama April 2026

Senin, 04 Mei 2026 12:36 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melalui kanal pengaduan masyarakat ‘Wadul Guse’, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember membuktikan komitmennya dalam memberikan pel…

Agenda IWFP 2026, Puluhan Biksu Jalan Kaki dari 3 Negara Singgah di Nganjuk

Agenda IWFP 2026, Puluhan Biksu Jalan Kaki dari 3 Negara Singgah di Nganjuk

Senin, 04 Mei 2026 12:22 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Melihat kemeriahan serangkaian agenda Indonesian Walk for Peace 2026 (IWFP 2026), kini sebanyak 51 biksu dari Thailand, Laos, dan…

Antisipasi Kasus Bunuh Diri, Jembatan Cangar Akan Dipasang Pagar ¾

Antisipasi Kasus Bunuh Diri, Jembatan Cangar Akan Dipasang Pagar ¾

Senin, 04 Mei 2026 12:08 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:08 WIB

SURABAYAPAGI, Batu - Menindaklanjuti banyaknya kasus percobaan bunuh diri hingga sudah memakan sebanyak dua korban telah meninggal dunia, kini Pemerintah…