Terus Bikin Kontroversi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Unggahan Instagram Dewi Persik yang mengaku tak mempercayai hadist sejumlah ulama. SP/Instagram dewi persik
Unggahan Instagram Dewi Persik yang mengaku tak mempercayai hadist sejumlah ulama. SP/Instagram dewi persik

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dewi Persik kali ini banyak menuai kontroversi yang berakhir hujatan dari netizen bahkan sampai KPI. Dewi Persik tak menyangka bahwa pernyataannya tentang tak percaya hadist menuai kontroversi. Tak Ingin Terus Menjadi Salah Paham, Depe Pun Kembali Menegaskan Maksud Pernyataannya Itu.

Pernyataan Dewi Persik yang mengaku tak percaya hadist untuk membalas komentar netizen akhirnya menjadi kontroversi. Lantas perempuan yang akrab disapa Depe ini tak menyangka pernyataannya itu akan melebar kemana-mana.

Depe kemudian memberikan penjelasannya lagi lewat unggahan di laman Instagram miliknya. Ia pun menegaskan bahwa yang terjadi antar dirinya dengan netizen adalah salah paham. “Ini sebenarnya salah paham. Makanya, si pemberi nasehat itu harus tahu konteks atau caption itu ditujukan untuk siapa, saya enggak ada tuh nyinggung suami bla bla dan lain-lain. Jelas-jelas saya bilang yang “Bukan Siapa-siapa”,” jelasnya.

Pedangdut asal Jember ini pun tak ingin persoalan ini jadi perdebatan berjilid-jilid. Ia pun berharap agar orang-orang yang menasihatinya lebih bisa mendahulukan adab. “Kalau merasa memang memiliki agama bersikaplah layaknya orang beragama, orang beragama itu, lihat sikon, lihat tempat, lihat siapa yang dikasih saran, apalagi sarannya salah sambung. Orang yang beragama itu yang didahulukan adab, setelah itu ilmunya (teori)nya,” ungkapnya.

“Artinya, jika kita berilmu janganlah mudah menghakimi orang lain atau memberikan saran tidak pada tempatnya, apalagi enggak nyambung. Masih banyak cara menasehati orang lain itu dengan sopan tanpa mengabaikan adab atau tata krama,” jelasnya.

Depe juga mengaku masih sering mengikuti kajian meski ia kerap menampilkan goyangan di depan publik pada pagi hari. “Saya ini tiap hari, pagi goyang, malamnya kajian @paguyuban_perkasa_jember,” sebutnya.

Lantas dari kajian tersebut, Depe pun akhirnya memahami bahwa hadist ada untuk meneladani Rasul. “Intinya di situ, makanya hadist itu redaksinya dari si A, si B dari si C dan seterusnya, makanya kurang akurat, dari si A, ke si B aja belum tentu akurat atau sama, apalagi dari C ke D,” tulisnya.

Oleh karena itu, hadist kata Depe dirujuk dalam alquran. “Ada enggak tentang mengenai ini atau itu misalkan, nah pemahaman makna hadist itu dari karya ulama, kalau ternyata Allah bisa memberikan pemahaman dalam diri kita kenapa harus pakai hadist langsung aja dari Alquran,” pungkasnya.

 

Ditegur KPI

Tak hanya itu, Dewi Persik bersama 2 pedangdut kondang Tanah Air, Nita Thalia dan Nassar mendapat teguran keras dari KPI terkait aksi panggung mereka di acara "Pagi-pagi Ambyar terkait goyangan mereka yang dinilai tak pantas saat mengisi acara "Pagi-pagi Ambyar". Informasi itu dapat dilihat di akun Instagram resmi KPI, @kpipusat.

"Tampilkan Joget Tak Pantas dan Membahayakan, KPI Tegur 'Pagi-pagi Ambyaaarrr' Trans TV. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memutuskan menjatuhkan sanksi administratif teguran tertulis untuk program siaran 'Pagi Pagi Ambyaaarrr' di Trans TV. Program siaran bergenre variety show yang tayang mulai 08.30 WIB kedapatan melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012," tpunyi peringatan yang disampaikan KPI pada Selasa (26/1/2021).

KPI menilai bahwa Dewi cs melakukan aksi joget dengan terlalu berlabihan. Bahkan ada juga adegan yang bisa membahayakan saat melakukan atraksi di atas crane.

"Adapun bentuk pelanggarannya berupa adegan joget secara atraktif dan berlebihan yang dilakukan oleh host (a.n. Dewi Perssik, Nita Thalia dan Nassar) di antaranya joget dengan menonjolkan bagian dada dan bokong, mengangkang dan di atas ketinggian crane yang dapat membahayakan. Adegan seperti ini ditemukan oleh tim pemantauan KPI Pusat di beberapa acara "Pagi Pagi Ambyaaarrr'," lanjutnya.

Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo, mengatakan adegan seperti itu tidak pantas ditayangkan. Apalagi waktu penayangannya mestinya ramah terhadap anak.

“Kami menilai Trans TV tidak memperhatikan waktu dan kepentingan anak di dalam tayang tersebut. Seharusnya, adegan seperti ini tidak perlu ada selain karena tidak bernilai dan tidak bermanfaat, juga ada unsur sensualitas sekaligus membahayakan. Yang kami takutkan hal ini memberi pengaruh buruk terutama bagi anak-anak yang menyaksikannya. Pada akhir 2020 program ini pernah dievaluasi dalam pembinaan oleh KPI Pusat. Namun hingga program ini diputuskan belum ada perubahan yang signifikan,” pungkas Mulyo. dsy/er

 

Berita Terbaru

Advokat Senior H. Mohammad Siddik, S.H. Desak Propam Periksa Penyidik Polresta Sumenep

Advokat Senior H. Mohammad Siddik, S.H. Desak Propam Periksa Penyidik Polresta Sumenep

Kamis, 29 Okt 2026 09:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 09:07 WIB

Kasus BBM di Sumenep Disorot…

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…