Pesta Imlek Ditiadakan, Doa Bersama Dibatasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sepekan menjelang Tahun Baru Imlek, sejumlah persiapan sudah dilakukan oleh pengurus klenteng Hong San Koo Tee, Minggu (31/1/2021). SP/Patrick Cahyo
Sepekan menjelang Tahun Baru Imlek, sejumlah persiapan sudah dilakukan oleh pengurus klenteng Hong San Koo Tee, Minggu (31/1/2021). SP/Patrick Cahyo

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Klenteng Hong San Koo Tee atau yang dikenal penduduk setempat Kelenteng Cokro di Jalan Cokroaminoto No.12, dalam pelaksanaan Tahun Baru Imlek 2572 pada Jumat (12/2/2021) mendatang mengutamakan pencegahan Covid-19. Meski terlihat banyak ornamen khas China dan Tionghoa yang menghiasi Klenteng telah diperbarui. Puluhan lilin besar terpajang jelas sepanjang pintu masuk ke tempat persembahyangan. Bukan hanya itu, beberapa lampion baru terpajang di bagian atas Klenteng serta lilin kecil berwarna merah menghiasi Klenteng Hong San Koo Tee.

Namun, Imlek tahun Kerbau Logam ini hanya berjalan dengan sembahyang tanpa ada tradisi acara-acara besar, seperti pesta Barongsai, Ciswak dan Dewa Rejeki. Hal ini diungkapkan oleh Pengurus Klenteng Hong San Koo Tee, Sudiman. “Untuk umat sembahyang masih ada seperti biasanya, semua acara ditiadakan. Kita tetap membatasi umat yang berdoa saat perayaan Tahun Baru Imlek,”ucapnya saat ditemui Surabaya Pagi di Kelenteng Cokro, Minggu (31/1/2021).   

Ia menambahkan sembahyang bagi para pengunjung yang ingin berdoa, akan dilakukan secara ketat dengan protokol kesehatan. “Hanya sembahyang saja. Karena masih pandemi, takut mengundang orang berkerumun. Nanti kita ditegur,” tambahnya.

Selain itu, Klenteng Hong San Koo Tee meniadakan sembahyang bersama malam Tahun Baru Imlek hingga tengah malam, karena terbentur adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) . “Biasanya khan malam Tahun Baru Imlek identik dengan kegembiraan dan suka cita. Ditambah dengan berdoa bersama sampai tengah malam pukul 00:00 WIB. Nah, karena mesih PPKM, nanti hanya di batasi sampai pukul 19:00 WIB saja,”ungkap Sudiman.

Sementara itu, Klenteng Pak Kik Bio Hian Thian Siang Tee di Jagalan Surabaya, kali ini perayaannya tidak bisa meriah di masa pandemic Covid-19. “Perayaan Tahun Baru Imlek tidak dirayakan meriah, lebih banyak berdoa bagi masyarakat dan Indonesia karena perayaan Nasional, semoga diberi satu kekuatan untuk menghadapi masa pandemi,”ungkap Nanang Wurjanto, Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia, Minggu (31/1/2021).

Perayaan Imlek juga menerapkan pembatasan baik umat yang sembahyang maupun berdoa bersama pada malam Tahun Baru Imlek dengan batas operasional waktu pukul 21:00 WIB. Hal ini berbeda dengan klenteng Hong San Koo Tee, yang hanya membatasi hingga pukkel 19:00 WIB. “Apalagi masih PPKM, nanti kita batasi sampai jam 21:00 malam. Jadi sekali lagi mohon maaf, umatnya tidak bisa bebas karena problem pandemi,” imbuhnya.

Selain itu, persiapan yang telah dilakukan dengan membersihkan tempat ibadah, memasang lampion, dan membersihkan Rupang Dewa sebelum Tahun Baru Imlek tiba. Beberapa lampion baru terpajang di bagian atas Klenteng serta lilin kecil berwarna merah menghiasi Kelenteng Pak Kik Bio Hian Thian Siang Tee. pat/cr2/ril

Berita Terbaru

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada yang menarik di momen Bulan Ramadhan kali ini. Pasalnya, Ibadah Hari Nyepi bertepatan dengan puncak arus mudik Lebaran Idul…

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang tinggal menunggu hari, di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung…

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang momen buka puasa saat Ramadhan baru-baru ini mengalami lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir di…

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya tindak lanjut terkait maraknya Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu viral di media sosial (medsos) karena…

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…