Dua Pengedar Narkotika Dituntut Seumur Hidup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Budhi Cahyono membacakan tuntutan atas kasus pengedaran Narkotika terhadap kedua terdakwa I Dedi A manik Bin Hasoloan Manik, terdakwa II Novian Ardian Bin Rasmijan di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (2/2)
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Budhi Cahyono membacakan tuntutan atas kasus pengedaran Narkotika terhadap kedua terdakwa I Dedi A manik Bin Hasoloan Manik, terdakwa II Novian Ardian Bin Rasmijan di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (2/2)

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Kedua terdakwa I Dedi A Manik Bin Hasoloan Manik (43) pria asal Kota Medan, terdakwa II Novin Ardian Bin Rasmijan (37) pria asal Dusun Gowok rt 01 rw 04 Desa Ngabean Kecamatan Boja Kabupaten Kendal, Jawa Tengah dituntut seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Budhi Cahyono atas kasus mengedarkan narkoba  seberat 5.157 kilogram.

Sidang tuntutan yang digelar secara online di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (24/11). Sidang perkara narkotika dengan nomor perkara 743/Pid.Sus/2020/PN SDA.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Budhi Cahyono membacakan tuntutan terhadap kedua terdakwa Dedi A Manik Bin Hasoloan Manik bersama-sama dengan terdakwa Novin Ardian Bin Rasmijan pada hari Minggu tanggal 17 Mei 2020 sekira jam 13.00 wib, atau setidak-tidaknya pada bulan Mei tahun 2020, bertempat di Halaman Hotel Sinar II Jl Raya Pabean No.30-36 Payan Pabean Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo bertempat atau setidak-tidaknya masih termasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan Negeri Sidoarjo, percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana Narkotika dan prekursor Narkotika yaitu dalam hal perbuatan memproduksi, mengimpor, mengekspor, atau menyalurkan Narkotika Golongan I.

Sebagaimana dimaksud ayat (1) yaitu tanpa hak dan melawan hukum memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan Narkotika Golongan I, dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilo gram, atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram.

“Pertama perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 113 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika jo Pasal 64 KUHP. Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,”ungkap JPU. Selasa (2/2)

“Menjatuhkan hukuman pidana terhadap Dedi A Manik Bin Hasoloan Manik dan terdakwa Novin Ardian Bin Rasmijan di dalam penjara masing – masing seumur hidup,”ucap Budhi Jaksa Penuntut Umum Kejari Sidoarjo.

Diketahui barang bukti yang diamankan oleh Kejari Sidoarjo berupa 5 (lima) paket kertas warna coklat yang berisi plastik yang membungkus diduga narkotika jenis sabu dengan rincian 1 (satu) paket kertas warna coklat yang berisi plastik yang membungkus diduga narkotika jenis sabu dengan berat 1.030 gram, 1 (satu) paket kertas warna coklat yang berisi plastik yang membungkus diduga narkotika jenis sabu dengan berat 1.032 gram, 1 (satu) paket kertas warna coklat yang berisi plastik yang membungkus diduga narkotika jenis sabu dengan berat 1.033 (seribu tiga puluh tiga) gram, 1 (satu) paket kertas warna coklat yang berisi plastik yang membungkus diduga narkotika jenis sabu dengan berat 1.030 gram dan  1 (satu) paket kertas warna coklat yang berisi plastik yang membungkus diduga narkotika jenis sabu dengan berat 1.032 gram.

Penasihat Hukum kedua terdakwa menanggapi atas tuntutan yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak sepakat jika diberikan hukuman seumur hidup.

“Fakta persidangan membuktikan saksi dari polisi bertolak belakang, saksi yang pertama dalam penangkapan terdakwa langsung di tes. Sedangkan kawan – kawan yang lain tidak tes narkotika. Kedua sidang ditunda 5 kali tidak saksi lain yang dihadirkan dalam persidangan,”ungkap Edi Santoso Penasehat Hukum.

Selain itu terkait dengan tuntutan seumur hidup dengan barang bukti narkotika lebih dari 5 kilogram. Jelas kami keberatan, banyak kasus lain yang barang buktinya lebih banyak tetapi tuntutannya dibawah itu. Apa yang membedakan? Kecuali kemiskinan,”pungkasnya. Pat

Berita Terbaru

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…

Kapal Induk AS Bertenaga Nuklir, Intip Iran

Kapal Induk AS Bertenaga Nuklir, Intip Iran

Selasa, 24 Feb 2026 19:30 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tehren - Kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Gerald R Ford, yang bertenaga nuklir dilaporkan telah tiba di area Teluk Souda, yang berada di…