Gelombang Tinggi Hajar Laut Jawa dan Madura, BMKG Himbau untuk Waspada

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perkiraan cuaca perairan laut. SP / foto: BMKG Tanjung Perak
Perkiraan cuaca perairan laut. SP / foto: BMKG Tanjung Perak

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Gelombang tinggi kembali menerpa wilayah perairan Indonesia khususnya Jawa Timur (Jatim) hari ini, Kamis (04/02/2021).

Tak tanggung-tanggung, gelombang setinggi 4,5 meter menerpa wilayah Samudera Hindia bagian Selatan Jawa Timur dan Perairan Selatan Jatim. Bahkan BMKG Tanjung Perak menandai kedua wilayah perairan tersebut dengan warna merah.

"Masuk kategori gelombang yang sangat tinggi," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Tanjung Perak, Sutarno, Kamis (04/02/2021).

Selain wilayah selatan Jatim, gelombang tinggi juga menerpa perairan laut Jatim Masalembu. Masalembu sendiri adalah sebuah kepulauan di laut Jawa dengan tiga pulau utama: Pulau Masalembu, Pulau Masakambing, dan Pulau Keramaian. Secara administratif kepulauan ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura.

"Tinggi gelombang di laut Jawa Masalembu mencapai 3 meter," katanya

Gelombang tinggi lainnya juga menerpa wilayah perairan utara pulau Madura dengan tinggi gelombang mencapai 3 meter.

Musabab gelombang tinggi di perairan Jawa dan Madura karena adanya siklon tropis di selatan Samudra Hindia. Siklon tropis ini berupa topan Amphan dan topan Mangga, yang terjadi bersamaan dengan adanya spring tide atau pasang laut purnama. 

Biasanya puncak dari siklon tropis ini adalah pada setiap bulan Mei. Selain itu, curah hujan yang tinggi juga mempengaruhi kondisi cuaca yang ekstrem di perairan laut.

Kepada para nelayan, Sutarno menghimbau untuk selalu berwaspada saat melaut. Mitigasi melalui segala persiapan harus didahulukan karena akan berakibat fatal bila berhadapan dengan gelombang tinggi.

"Terutama untuk kapal-kapal nelayan yang kecil, harus lakukan persiapan melaut yang benar-benar matang," katanya

"Bila memungkinkan, untuk sementara aktivitas melaut dibatasi hingga kondisi perairan kembali normal," tambahnya. sem

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…