Sawah 100 Hektare di Lumajang Terancam Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa sawah warga yang terendam banjir di Lumajang. SP/ DECOM
Beberapa sawah warga yang terendam banjir di Lumajang. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Diguyur hujan deras hingga terendam banjir membuat sekitar 100 hektare sawah di Desa Darungan, Yosowilangun, Lumajang terancam gagal panen. Salah satunya yaitu padi yang baru ditanam sekitar hampir sebulan lalu, kini terendam banjir, Sabtu (6/2/2021).

Mengenai peristiwa tersebut, harapan para petani di wilayah tersebut seketika pupus karena sawah mereka terendam banjir dan terancam gagal panen. Selain itu, lahan pertanian yang berada di pinggir jalan utama Desa Darungan itu tampak berubah layaknya danau.

Banjir dengan ketinggian 50-80 sentimeter itu merendam tanaman para petani. Tanaman warga yang didominasi tanaman padi dan tebu tersebut terendam banjir.

Para petani mengaku jika banjir tidak segera surut, maka tanaman mereka yang terendam banjir akan mati. sehingga para petani pun terancam gagal panen.

"Banjir ini sudah 3 hari terjadi dan hingga kini masih merendam lahan pertanian warga. Para petani terancam gagal panen," ujar salah satu petani, Sarnawi, Minggu (7/2/2021).

Tidak hanya itu, hal senada juga dikatakan Jumain, petani Desa Darungan. "Kalau seperti ini banjirnya, para petani terancam gagal panen karena tanaman padi akan rusak," ujar Jumain.

Banjir di desa Darungan kerap kali terjadi ketika musim penghujan tiba lantaran Sungai Tandak tak mampu menampung debit air. Selain itu, hilir sungai mengalami penyempitan sehingga air banjir meluap ke lahan pertanian warga.

"Desa Darungan ini langganan banjir ketika terjadi musim penghujan. Sekitar 100 hektar lahan pertanian terendam banjir. Penyebabnya karena sungai yang tak mampu menampung debit air serta hilir sungai yang ada penyempitan," ujar Kepala Desa Darungan Eko Nurhadi.

Warga berharap adanya normalisasi Sungai Tandak hingga ke hilir sungai dari pemerintah, sehingga bisa mengurangi dampak banjir akibat luapan sungai.

"Harapannya ada normalisasi sungai hingga hilir, sehingga banjir di desa Darungan ini bisa teratasi," kata Eko. Dsy9

 

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…