Donor Darah di Masa Pandemi, Amankah ?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pendonor saat melakukan donor darah maupun donor plasma.SP/ MAHBUB FIKRI 
Pendonor saat melakukan donor darah maupun donor plasma.SP/ MAHBUB FIKRI 

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Ketidakseimbangan antara kebutuhan darah dan jumlah donor (pemberi sumbangan) membuat stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) menurun. Masyarakat diimbau untuk menyumbangkan darahnya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Menurut data yang dihimpun PMI, di beberapa daerah yang terdampak Covid-19 terdapat penurunan jumlah stok darah. Hingga saat ini penurunan stok darah sekitar 10-20 persen.

Di tengah pandemi, kebutuhan darah tetap ada untuk berbagai terapi penyakit, mulai dari yang membutuhkan darah rutin seperti pasien penyakit thalasemia atau kanker, hingga penyakit yang tidak rutin seperti demam berdarah, kecelakaan, atau ibu melahirkan.

Dr. Nanda Wahyu Utami mengatakan jika pendonoran darah saat masa pandemi tidak ada kendala, menurutnya harus ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh pendonor saat melakukan donor darah maupun donor plasma.

"Yang pertama harus sehat, pendonor juga harus menunjukkan hasil swab negatif saat melakukan donor darah," kata dokter yang berdinas di PMI Surabaya itu.

Ia menambahkan, hasil dari transfusi darah itu nantinya kembali akan dilakukan screening untuk memastikan keamanan darah untuk didistribusikan.

"Nanti kita kembali cek apakah darah tersebut aman. Kalau tidak aman kan nanti kita tidak gunakan demi keamanan," imbuhnya.

Untuk donor plasma, Nanda mengatakan ada beberapa persyaratan untuk pendonor. Di antaranya berat badan yang harus memenuhi batas minimum, tidak melakukan transfusi darah selama 6 bulan terakhir.

"Dan belum pernah hamil atau melahirkan. Itu diutamakan laki-laki kalau donor," pungkasnya. fm

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…