Sinergi IKPI dan Ubaya dalam Pelatihan Brevet

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ubaya gelar pembukaan Kursus Konsultan Pajak Brevet A dan B secara daring. Rabu (10/02/2021). SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI   
Ubaya gelar pembukaan Kursus Konsultan Pajak Brevet A dan B secara daring. Rabu (10/02/2021). SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI   

i

 

SURABAYAPAGI,Surabaya - Bersama dengan IKPI (Ikatan Konsultan Pajak Indonesia), Ubaya gelar pembukaan Kursus Konsultan Pajak Brevet A dan B secara daring. Selama kurang lebih 17 tahun, Politeknik Ubaya hadir memfasilitasi masyarakat wajib pajak yang membutuhkan informasi maupun edukasi mengenai perpajakan di Indonesia. Rabu (10/02/2021).

 Pelatihan Kursus Konsultan Pajak Brevet A dan B telah mencapai angkatan ke-90 dan sudah melahirkan lulusan tenaga profesional di bidang perpajakan hingga 4500 orang. Pembukaan Kursus Konsultan Pajak Brevet A dan B Angkatan ke-90 digelar secara daring oleh PETSI (Pusat Pendidikan Terapan dan Sertifikasi) Politeknik Ubaya bersama dengan IKPI.

 Koordinator penyelenggara acara, Drs. Nobertus Purnomolastu, Ak., M.M. menyampaikan jika kursus kali ini akan digelar selama kurang lebih tiga bulan dengan melibatkan tiga institusi dalam memberikan materi kepada peserta pelatihan, yaitu IKPI, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan para akademisi di bidang perpajakan.

“Pelatihan Brevet Pajak oleh Politeknik Ubaya sudah berjalan sejak tahun 2004. Pelatihan ini memberi pondasi atau dasar mengenai pajak kepada para peserta baik mahasiswa maupun masyarakat. Melalui pelatihan tersebut maka peserta akan diajak untuk belajar tentang perpajakan dan memahami wajib pajak sebagai seorang warga negara Indonesia,” ungkap Purnomolastu, yang juga menjabat sebagai Ketua Tax Center Ubaya.

 Purnomolastu sempat merasa pesimis dengan pelatihan Brevet Pajak Politeknik Ubaya yang akan diselenggarakan secara online akibat pandemi Covid-19. Namun, pengetahuan dan wawasan perpajakan rupanya masih dibutuhkan sekaligus dinilai penting bagi masyarakat sebagai wajib pajak, persiapan menjadi konsultan pajak, maupun pengusaha.

 Disamping itu, kebutuhan konsultan pajak semakin tahun akan terus meningkat mengikuti pertambahan jumlah wajib pajak. Oleh karena itu, Brevet Pajak Politeknik Ubaya hingga saat ini masih diminati oleh masyarakat.

 Selanjutnya, Ali Yus Isman selaku Wakil Ketua IKPI Cabang Surabaya turut hadir dalam gelaran tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa Ubaya banyak membantu IKPI dalam pelayanan kegiatan di bidang perpajakan di Surabaya.

 “Mungkin sebetulnya Ubaya merupakan pelaksana Kursus Brevet Pajak yang pertama di Surabaya. Waktu itu Ubaya merupakan tempat awal merintis Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP) di Surabaya,” kata lulusan angkatan pertama Brevet Pajak Politeknik Ubaya Eksekutif itu.

Kemudian, hadir pula pengajar Kursus Brevet Ubaya sekaligus Dosen Politeknik Ubaya yaitu Drs. R.Soerjatno, M.M., BKP. dan Drs.ec. Bambang Herwanto, M.Ak. Pada kesempatan ini, Bambang Herwanto berpesan agar peserta Kursus Brevet Pajak dapat belajar dengan baik terkait dinamika dari permasalahan perpajakan yang terjadi di Indonesia.

 Menurutnya, peserta tidak boleh belajar pajak sekedar memperoleh nilai. Namun, lebih penting jika peserta mampu memahami apa yang terjadi dalam peraturan yang diatur oleh pemerintah.

 Pada gelaran yang sama, Soerjatno memberikan dorongan motivasi kepada para peserta yang didominasi generasi milenial agar lebih semangat dalam belajar dan memanfaatkan teknologi untuk memahami perpajakan. Dirinya menuturkan jika perpajakan merupakan suatu ilmu yang berubah-ubah dengan cepat dan perlu dipelajari terus-menerus.

 Ditambah lagi, negara telah mengakui bahwa pajak adalah ilmu yang paling sulit karena memiliki beberapa faktor atau ilmu lain didalamnya seperti akuntansi dan ekonomi.

 “Mulai tahun 80-an, kantor pelayanan pajak di Surabaya itu hanya tiga dan kanwil (kantor wilayah) hanya satu. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak kantor pelayanan pajak didirikan. Jadi peserta jangan ragu dan percaya diri terhadap masa depan. Terutama anak muda yang terjun di bidang perpajakan, masih banyak peluang yang bisa diraih. Contohnya, sekarang semakin banyak perusahaan tentu mereka butuh konsultan pajak yang bisa mengikuti perkembangan di era digital saat ini. Jadi yang terpenting jangan bilang sulit dulu tapi belajar dengan baik dan praktik terus,” papar Soerjatno. mbi

Berita Terbaru

Mulai September-Desember 2026, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila di Seluruh RW

Mulai September-Desember 2026, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila di Seluruh RW

Rabu, 19 Agu 2026 11:55 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Siap-siap warga Kota Pahlawan, mulai September hingga Desember 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggelar Lomba Kampung…

Dukung kesejahteraan, Pemkab Tulungagung Naikkan Insentif Guru TPQ Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Dukung kesejahteraan, Pemkab Tulungagung Naikkan Insentif Guru TPQ Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Rabu, 19 Agu 2026 11:35 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna mendukung kesejahteraan para guru ngaji, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, bakal mengalokasikan anggaran Rp1,7…

Di Momen Musim Liburan, Pajak Sektor Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar

Di Momen Musim Liburan, Pajak Sektor Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar

Rabu, 19 Agu 2026 11:25 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Hingga Agustus 2026, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu, Jawa Timur, menyatakan pencapaian pajak barang dan jasa tertentu…

Jaga Produktivitas di Tengah Kemarau, Pemkab Lamongan Arahkan Petani di Lahan Tadah Hujan

Jaga Produktivitas di Tengah Kemarau, Pemkab Lamongan Arahkan Petani di Lahan Tadah Hujan

Rabu, 19 Agu 2026 11:18 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Di tengah tantangan menghadapi musim kemarau dan ancaman fenomena El Nino, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur,…

Revitalisasi 56 Gedung PAUD-SMP, Pemkab Situbondo Peroleh Dana Rp31 Miliar

Revitalisasi 56 Gedung PAUD-SMP, Pemkab Situbondo Peroleh Dana Rp31 Miliar

Rabu, 19 Agu 2026 10:37 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka memperbaiki 56 sekolah (PAUD/SD/SMP), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, memperoleh dana revitalisasi sekitar…

Fraksi PDIP Jatim: P-APBD 2026 Jangan Diukur dari Besarnya Anggaran, tapi Manfaat untuk Rakyat

Fraksi PDIP Jatim: P-APBD 2026 Jangan Diukur dari Besarnya Anggaran, tapi Manfaat untuk Rakyat

Rabu, 19 Agu 2026 10:22 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 10:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar Perubahan APBD (P-APBD) 2026 tidak berhenti …