Siswa Positif Covid-19, Satu Kelas Dilockdown dan Rapid Antigen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu siswa di SMAN 1 Sumenep yang di rapid antigen. SP/ DECOM
Salah satu siswa di SMAN 1 Sumenep yang di rapid antigen. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - SMAN 1 Sumenep harus dilockdown satu kelas dan rapid antigen sebanyak 38 siswa dalam kelas tersebut dikarenakan salah satu siswa di dalam kelas itu positif Covid-19. Hasilnya, ada empat siswa yang positif rapid antigen. Selanjutnya mereka akan menjalani swab PCR guna mencegah terjadinya klaster baru di sekolah

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Cabang Wilayah Sumenep, Syamsul Arifin mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan pihak sekolah untuk lockdown satu kelas. Lalu pembelajaran dilakukan secara daring atau jarak jauh.

"Setelah ada informasi siswa positif maka saya perintahkan melalui kepala sekolah kemarin lusa juga, agar yang satu kelas dilakukan lockdown full pembelajaran jarak jauh," kata Syamsul Arifin, Minggu (14/2/2021).

"Sedangkan yang lainnya karena ndak pernah berinteraksi langsung dengan itu, masih masuk seperti biasa tapi shift atau giliran. Jadi maksimal 50 persen per kelas dan dari hasil tersebut ditindaklanjuti. Alhamdulillah ada kepedulian dari Tim Covid-19 kabupaten," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, Agus Mulyono mengatakan, siswa yang dilakukan tracing dengan rapid antigen sebanyak 38. Terdiri dari teman kelas dan teman satu tim latihan Paskibraka siswa yang positif Covid-19.

"Ada 38 yang dilakukan tes dengan rapid antigen. Itu data sementara ada empat yang bergejala. Untuk yang bergejala ini nanti akan kita lakukan tes lanjutan dengan PCR atau swab. Sementara yang bersangkutan dilakukan isolasi," kata Agus.

Tim Satgas Covid-19 juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan sekolah, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 atau adanya klaster baru di sekolah. Dsy8

 

Berita Terbaru

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Perancis di Miami Stadium, Florida, pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat…

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – POLISI atau oknum yang mencoba merekayasa perkara sering melupakan agamanya. Ini terkait manipulasi bukti, alibi palsu, atau skenario yang d…