Dewan Kesenian Jatim Protes Anggaran Rp1,6 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengurus Dewan Kesenian Jawa Timur saat menemui Ketua DPRD Jatim, Selasa (16/2/2021).SP/ RIKO ABDIONO.
Pengurus Dewan Kesenian Jawa Timur saat menemui Ketua DPRD Jatim, Selasa (16/2/2021).SP/ RIKO ABDIONO.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Presidium dan Sekretaris Jenderal Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT), Selasa (16/2) menyampaikan soal alokasi anggaran sebesar Rp 1,6 miliar per tahun saat bertemu Ketua DPRD Jatim Kusnadi. Para seniman menyebut anggaran tak sebanding dengan intensitas pelestarian kegiatan kesenian dan kebudayaan di Jawa Timur.

“Sudah sepuluh tahun terakhir ini, masih belum ada perubahan alokasi anggaran untuk DKJT. Anggaran Rp 1,6 miliar pertahun tak sebanding dengan volume kegiatan kesenian dan kebudayaan di Jawa Timur,” terang Sekjen DKJT, Chrisman Hadi.

Atas keluhan tersebut, Kusnadi pun merespon. Menurut dia, persoalan anggaran DKJT ini harus disinergikan lebih lanjut dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Keluhan tersebut kami tampung, tapi kaitan alokasi anggaran memang kita perlu berkomunikasi lebih lanjut dengan Pemprov. Karena ini menyangkut pagu APBD Provinsi,” kata Kusnadi yang juga Ketua DPD PDI Jatim ini.

Tujuh Presidium DKJT yang hadir, juga menyampaikan aspirasinya tentang lemahnya regulasi hukum atau peraturan daerah, yang memberikan dukungan ruang eksplorasi serta perlindungan karya. Hal itu disampaikan Presidium DKJT Taufik Monyong.

“Ditingkat Undang-Undang kita memang sudah mempunyai payung hukum untuk melindungi hak cipta pengkaryaan dari para seniman. Selain itu, juga ada peraturan tentang warisan budaya. Namun, peraturan tersebut juga harus diperkuat hingga tingkat daerah naik provinsi maupun kabupaten/kota,” jelasnya.

Mendengar aspirasi tersebut, Kusnadi berupaya akan menemukan ruang dialog bersama antara DPRD, Pemprov, dan DKJT, untuk membahas secara detail tentang bagaimana upaya memajukan kegiatan kesenian dan kebudayaan di Jawa Timur.

“Kami di DPRD tentu akan berupaya menemukan ruang dialog bersama dengan Pemprov, dan DKJT, untuk membahas secara komprehensif tentang bagaimana upaya kita bersama-sama menciptakan kultur berkesenian dan kebudayaan di Jawa Timur yang kondusif. Karena bagaimanapun, kegiatan kesenian dan kebudayaan adalah salah satu aspek penting dalam membangun sebuah peradaban di masyarakat,” tutup Kusnadi. rko

Berita Terbaru

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…