Dituding Jadi Pelakor Bertahun-tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nissa Sabyan
Nissa Sabyan

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Penyanyi yang tenar dengan melantunkan lagu-lagu religi, Nissa Sabyan tiba-tiba muncul disebut pelakor (perebut laki orang). Bahkan, tudingan terhadap Nissa ini menjadi trending pembicaraan warganet di media sosial. Pasalnya Nissa Sabyan dituduh selingkuh sudah cukup lama dengan kibordis grup musiknya, Sabyan Gambus, Ayus.

Isu tersebut semula mencuat setelah beredar sebuah akun yang mengaku sepupu dari istri Ayus Sabyan itu mengungkap kabar perselingkuhan Nissa Sabyan.

Akun tersebut bahkan mengatakan bahwa hubungan yang terjalin antara Nissa Sabyan dan Ayus itu sudah terjadi sejak beberapa tahun ke belakang. Dikabarkan, saat ini istri Ayus Sabyan yaitu Ririe Fairus, telah menggugat cerai sang suami.

"Jadi Ayus Sabyan itu yang punya band Sabyan, dan selingkuh sama vocal-nya, Nissa Sabyan. Udah bertahun-tahun kak istrinya tutup rapat aib suaminya, tapi mereka berdua kekeuh nggak mau pisah. Istrinya akhirnya gugat cerai, udah aku jadiin konten TikTok juga. Aku sepupu istrinya," tulis akun tersebut.

Terkait isu tak sedap ini, istri Ayus Sabyan yaitu Ririe Fairus pun angkat bicara. Ia mengaku terkejut karena berita ini menjadi begitu besar.

"Terimakasih atas perhatiannya, tapi mohon maaf saya masih syok dengan pemberitaan ini, karena saya tidak pernah berniat untuk menyebarluaskan permasalahan keluarga saya," kata istri Ayus saat dihubungi wartawan pada Rabu (17/2/2021).

Sementara itu, kabar yang mengatakan bahwa Ririe Fairus menggugat cerai suaminya karena masalah ini rupanya bukanlah isapan jempol belaka. Ia tidak membantah kabar telah menggugat cerai suaminya ke Pengadilan Agama Jakarta Utara. "Betul (menggugat cerai)," jawabnya singkat.

Sementara, adik ipar Ayus atau adik kandung dari istri Ayus, Ririe Fairus, membenarkan kalau Nissa dituding sebagai pelakor dari kakak iparnya itu. “Saya adiknya. Iya benar (Ayus dan Nissa Sabyan) selingkuh,” ujar adik Ipar Ayus, yang enggan namanya disebut.

Ia mengaku aksi main serong itu sudah terjadi cukup lama. Namun, ia tak menyebut detail waktunya. "Sudah lama juga (selingkuh), cukup lama," lanjutnya. er/ssy

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …