Istri Diselingkuhi, Celurit Berbicara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa Matnadin (55), diruang Tirta II, PN Surabaya, secara online, Kamis (18/02/2021). SP/BUDI  
Terdakwa Matnadin (55), diruang Tirta II, PN Surabaya, secara online, Kamis (18/02/2021). SP/BUDI  

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sidang perkara pembunuhan berencana, dengan terdakwa Matnadin (55), diruang Tirta II, PN Surabaya, secara online video call, Kamis (18/02/2021).

Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parlin Manullang, dari Kejari Tanjung Perak Surabaya, terdakwa terbukti melakukan tindak pidana " Dengan sengaja dan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain." 

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 340 KUHP. Jaksa parlin menghadirkan dua saksi di persidangan , saksi Mufaroha (15) didampingi bibinya, dan saksi Airoh tetangga korban. Saksi Mufarohah dimintai keterangan secara sidang tertutup, karena masih dibawah umur. 

Saksi Airoh tetangga korban, tak banyak yang diketahui, karena saat saksi pulang dari pasar jarak rumahnya dengan korban berjarak 30 meteran, adanya pembunuhan di rumah korban, saat itu saksi melihat korban sudah bersimbah darah dan meninggal, tidak sempat dibawah kerumah sakit sudah meninggal. Saksi melihat anak korban menangis histeris melihat tubuh bapaknya penuh dengan sayatan senjata celurit. 

Terhadap kedua saksi, terdakwa Matnadin, membenarkan semua keterangan saksi. Sidang akan dilanjutkan Kamis pekan depan, masih keterangan saksi, Hakim Hisbullah menutup sidang dengan ketukan palu.

Diketahui, pada bulan Januari 2019, pada saat terdakwa Matnadin bin Rasmidin pulang minum kopi akan masuk dalam kamar, melihat dalam kamar istrinya sedang dengan korban Achmad Suhandi, Sedang duduk berduaan. 

Melihat terdakwa masuk kamar, korban langsung keluar kamar. Terdakwa bertanya pada istrinya " Kenapa Achmad Suhandi masuk dalam kamar ?,".

Dijawab istri terdakwa " kesini hanya tanya kamu ada dimana,"."Kalau cuma cari aku kenapa sampai masuk ke kamar, dan berduaan sama kamu," Istri terdakwa menjawab," tidak tahu, sehingga terdakwa marah, " Kenapa ada laki laki masuk ke kamar saya tanpa ijin saya," Tidak ada jawaban dari istri terdakwa.

 Sejak kejadian tersebut terdakwa mencari korban Achmad Suhandi, tidak pernah ketemu, sambil menyimpan sakit hati dan dendam, istrinya diselingkuhi korban. Seminggu kemudian Jumat 9 Oktober 2020, terdakwa membeli sebilah celurit di pasar Camplong Sampang seharga Rp 100 ribu. 

Terdakwa pulang ke rumah di jalan Wonosari Wetan Gang 2-E No. 10 Surabaya, celurit disimpan dalam lemari. Terdakwa melihat korban Achmad Suhandi Jumat 16 Oktober 2020 sekira pukul 09.30 WIB sedang duduk di kursi depan rumahnya. 

Seketika terdakwa mengambil clurit dalam lemari, langsung menuju tempat korban, didekat korban ada Nurul ( anak kandung korban). Tiba tiba terdengar teriakan minta tolong dari korban, dan Nurul anak korban menyaksikan bapaknya disabet clurit ke bagian tubuh dan tangan dan bagian perut korban oleh terdakwa.

Selesai menyabet korbannya dengan clurit, terdakwa lari pergi ke rumah orang tuanya di desa Rabesan Camplong Sampang.Selanjutnya diamankan polisi hari Jumat sekira pukul 23.00 WIB. Akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami luka dan meninggal dunia,

Hasil Visum Et Repertum RSUD Dr.Soetomo Surabaya pemeriksaan luar jenazah ditemukan :

Luka iris pada dagu dan lengan kanan;

Luka bacok pada dada kanan;

Patah tulang terbuka pada beberapa tulang iga kanan;

Keluarnya jaringan paru kanan.bd

Berita Terbaru

Pelajar Surabaya Rancang Permainan untuk Lawan Penipuan Keuangan Digital

Pelajar Surabaya Rancang Permainan untuk Lawan Penipuan Keuangan Digital

Kamis, 29 Okt 2026 16:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tingginya akses layanan keuangan belum sepenuhnya diikuti pemahaman yang memadai, terutama di kalangan pelajar. Kondisi ini menjadi t…

Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Pemkot Targetkan Selesai November

Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Pemkot Targetkan Selesai November

Kamis, 29 Okt 2026 16:45 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat penyelesaian pembangunan rumah pompa dan infrastruktur pendukung pengendalian banjir…

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan peredaran rokok ilegal melalui peningkatan kemampuan petugas d…

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapasitas Pompa Sekardangan

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapasitas Pompa Sekardangan

Kamis, 29 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meningkatkan kapasitas pompa Sekardangan dari 50 menjadi 250 liter…

Siapkan Pendampingan dan Rehabilitasi, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ dari Pasung

Siapkan Pendampingan dan Rehabilitasi, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ dari Pasung

Kamis, 29 Okt 2026 15:09 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Salam rangka memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui sinergi Dinas…

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pasca wilayah Malang Raya diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, sejumlah harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar…