Untag Sukseskan Program Vaksinasi Pemerintah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Universitas 17 Agustus 1945 (Untag)  melakukan vaksinasi tahap pertama pada beberapa Dosen dan Karyawan. SP/ Mbi
Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) melakukan vaksinasi tahap pertama pada beberapa Dosen dan Karyawan. SP/ Mbi

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sejak Januari 2021, program vaksinasi gratis telah diberikan secara bertahap oleh Pemerintah dalam upaya pengentasan pandemi Covid-19. Kali ini dari institusi yang bergerak Bidang Pendidikan dan Pelayanan Publik, yakni Universitas 17 Agustus 1945 (Untag)  melakukan vaksinasi tahap pertama pada beberapa Dosen dan Karyawan, khususnya pada mereka dengan usia lanjut. Proses vaksinasi bertempat di Puskesmas Menur Pumpungan ini tentunya dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat, Jumat (05/03/2021).

Saat wawancara di ruangannya, Rektor Untag Surabaya, Dr. Mulyanto Nugroho, MM, CMA, CPA., menuturkan bahwa Kampus Merah Putih merupakan Perguruan Tinggi pertama di Kota Pahlawan yang mengikuti vaksinasi. “11 Februari lalu kami mendapat surat dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya untuk mengirimkan data Dosen dan Tenaga Kependidikan karena Perguruan Tinggi masuk dalam pelayanan publik. Vaksin direncanakan bulan ini dan bulan depan,” katanya.

Dirinya juga memberikan apresiasi pada langkah Presiden Jokowi dalam menggratiskan vaksin. “Presiden berharap, Juli sudah siap perkuliahan luring. Jadi vaksinasi ini penting, apalagi Untag Surabaya kan melibatkan 14.000 sivitas akademika," tandasnya.

Tertotal ada 83 Dosen dan Karyawan yang melangsungkan Vaksinasi pada tahap pertama ini. dr. Dini Oktavia selaku Penanggung Jawab Vaksinasi Puskesmas Menur Pumpungan mengatakan bahwa program vaksinasi akan terus berlanjut bagi Dosen dan Karyawan lainnya.

“Hari ini memang khusus lansia, ada 83 orang dari Untag (Surabaya). Untuk yang berusia di bawah 59 maka akan dijadwalkan kemudian,” kata Dini. Selanjutnya, dia menyebutkan bahwa vaksinasi tersebut juga menerapkan physical distancing secara ketat.

Bagi mereka yang telah divaksin, lanjut Dini, harus tetap menjaga protokol Kesehatan, “Tidak menutup kemungkinan orang yang sudah divaksin bisa kena (Covid-19), meski tidak parah. Jadi tetap menjaga," tuturnya.

Drs. Herlan Pratikto, M.Si., Psikolog yang menjadi salah satu penerima vaksin merasa salut akan prosedur yang ditetapkan. “Ada meja untuk riwayat penyakit, jadi diperiksa dengan baik," ungkapnya.

Dosen Fakultas Psikologi ini mengaku bahwa proses vaksinasi tidak seperti yang dibayangkan banyak orang, “Tidak sakit sama sekali. Hanya 1 kali suntik, sebentar sekali," imbuhnya.

Herlan yang sedang menunggu reaksi vaksin menambahkan, “Diminta menunggu 30 menit untuk melihat reaksi, jika ada perubahan akan ditindaklanjuti. Setelah itu mendapat sertifikat untuk kemudian kembali (vaksinasi) lagi," pungkasnya. mbi

Berita Terbaru

Balai POM di Bima Gencarkan Edukasi sebagai Benteng Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

Balai POM di Bima Gencarkan Edukasi sebagai Benteng Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

Kamis, 02 Jul 2026 09:43 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 09:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima – Pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak hanya dilakukan melalui penindakan terhadap peredaran narkoba, tetapi juga melalui p…

KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik   ‎

KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik  ‎

Rabu, 01 Jul 2026 21:23 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 21:23 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berencana menambah 4.000 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) setelah proyek penerangan jalan dengan skema …

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari ) Ponorogo terus melakukan penanganan dugaan korupsi Tunjangan Perumahaan (TP) anggota Dewan Perwakilan Rakyat…

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur menggelar Sarasehan Nasional untuk membahas rencana kebijakan standardisasi kemasan rokok…

Ungkap Kasus Besar hingga Kejahatan Internasional, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Diganjar 6 Penghargaan

Ungkap Kasus Besar hingga Kejahatan Internasional, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Diganjar 6 Penghargaan

Rabu, 01 Jul 2026 17:07 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Momentum Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Dr. Edy Herwiyanto di ganjar enam penghargaan…

Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

Rabu, 01 Jul 2026 16:53 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kebijakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi terkait kewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan mengantongi izin tertulis dari…