Acara Tasyakuran Pelantikan Walikota Blitar Santoso Tidak Berizin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar AKBP Dr Yudhi Hery Setiawan S.IK M.SI saat memberikan keterangan kepada media. SP/Hadi Lestariono
Kapolres Blitar AKBP Dr Yudhi Hery Setiawan S.IK M.SI saat memberikan keterangan kepada media. SP/Hadi Lestariono

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - DPRD Kota Blitar dan Kapolres Blitar AKBP Dr Yudhi Hery Setiawan S.IK M.SI menyayangkan atas terselenggaranya acara tasakuran pasca dilantiknya Wali Kota Blitar Santoso yang tak mematuhi protokol kesehatan.

Menurut Pamen Polri ini acara itu seharusnya izin ke Satgas Covid-19 termasuk Polres Blitar, walau hal itu secara spontan seperti keterangan beberapa saksi yang telah dilakukan pemeriksaan.

"Menurut saksi yang diperiksa bahwa acara tersebut tidak ada Panitia tapi berdasarkan inisiatif dari beberapa relawan dengan cara komunikasi melalui ponsel (Grup mereka) pada H-1 sebelum giat dimulai (Jumat 26/3) malam," terang AKBP Yudhi pada wartawan saat pres release Senin (8/3) siang.

Kapolres Blitar Kota ini menambahkan bahwa posisi Walikota Blitar Santoso adalah sebagai undangan, walau tempatnya di Gedung Kusuma Wicitra yang letaknya bersebelahan dengan rumdin wali kota. 

Masih menurut Kapolres Blitar Kota yang supel ini,  kalau dilihat video yang beredar bisa dikatakan memang terjadi pelanggaran Prokes.

"Menurut pemeriksaan saksi menyebutkan acara tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dan semua yang hadir di cek suhu tubuhnya sebelum memasuki ruangan, dan disediakan meja sebanyak 10 meja dengan diisi 5 orang setiap meja," ungkap AKBP Yudhi.

Tetapi pihaknya tetap akan melakukan gelar perkara, sehingga nantinya akan terlihat mana yang pokok sehingga terjadi pelanggaran protokol kesehatan pada acara itu.

Pada hari Senin (8/3) sebanyak 15 orang di lakukan tes swab di Puskesmas seperti perintah dari Gugus Covid-19.

Sementara itu DPRD Kota Blitar menyayangkan atas kegiatan acara di Gedung Kusuma Wicitra tanpa sepengetahuan dari gugus Covid-19, untuk itu sebagai legislatif menyayangkan kejadian tersebut, karena aturan proyek yang dibuat Pemerintah pusat kemudian dituangkan dalam Perwali, ini malah di ingkari.

"Ingat yaa rekan rekan aturan penerapan protokol kesehatan itu berlaku untuk semuanya tanpa pandang bulu atau tanpa pengecualian," tegas Totok Sugiharto Ketua Komisi III DPRD kepada wartawan, Senin (8/3).

Seperti diketahui dalam viral video Jumat (26/2) malam, tampak Santoso terekam bersama puluhan relawan sedang bernyanyi dan berjoget bahkan memberi saweran pada penyanyi 4 wanita yang kesemuanya tanpa mengenakan Masker.

"Kalau toh ada yang terbukti melanggar aturan sudah sepatutnya diberi sanksi, kita bisa merasakan dan melihat kan jelas dalam regulasinya yang berlaku, pada pasal pasal sudah mengatur jelas, di sana sebagai bukti Pemerintah dengan serius untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, jadi siapapun yang melanggar selayaknya diberi sanksi," tegas politikus dari PKB ini. Les

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…