Muscab Serentak DPC PKB se Jatim Tanpa Konflik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muscab Serentak DPC PKB se Jatim dipantau langsung oleh pimpinan DPW..SP/ RIKO ABDIONO.
Muscab Serentak DPC PKB se Jatim dipantau langsung oleh pimpinan DPW..SP/ RIKO ABDIONO.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Musyawarah Cabang (Muscab) PKB se Jawa Timur yang digelar secara virtual pada Minggu (7/3) berjalan, demokratis dan mayoritas diputuskan berdasarkan musyawarah mufakat. Hampir tidak ada konflik ataupun perebutan posisi ketua DPC yang tanpa Musyawarah.

Hal ini disampaikan Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah, Senin (8/3) kemarin. Menurutnya, ini mencerminkan kedewasaan politik kader PKB sudah cukup matang.

"Kita sudah capek dengan perseteruan politik, bagi PKB itu sudah lewat dan waktunya kita menebar kemaslahatan (kemanfaatan) melalui kebijakan politik,"  katanya.

Sehingga, lanjut Anik, tidak ada lagi barisan sakit hati pasca musyawarah cabang. "Semua dilakukan dengan musyawarah mufakat, semua kader yang siap berjuang melalui PKB terakomodir dalam kepengurusan dan itu saat muscab sekaligus dikukuhkan semua pengurus DPC se jatim di tgl 7 maret kemarin," jelasnya.

Dengan begitu, Anik yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini menaruh harapan besar kepada pengurus yang baru lebih cepat bergerak untuk melakukan refresh desain menyongsong kemenangan Pemilu 2024.

"Program-program yang dibuat tidak sekadar retorika dan pemenangan pemilu, namun lebih pada kita selalu hadir disaat masyarakat membutuhkan, kita menjadi solusi dari persoalan-persoalan masyarakat," terangnya.

Disamping itu, lanjut Anik, menjaga soliditas internal dan melakukan sinergitas dengan semua elemen masyarakat, utamanya dengan NU. Khidmat kepada NU harus lebih diperkuat dan lebih maksimal lagi.

"Karena adanya PKB berawal dari para masyayikh NU, sehingga wajib hukumnya seluruh kader PKB menjaga eksistensi, memperjuangkan program-program demi keberlangsungan dan kebesaran NU," imbuhnya.

"PKB harus bisa menjadi ruang agregasi bagi masyarakat dan wadah aspirasi yang menjadi idaman dalam mengawal keberlangsungan reformasi," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PKB se Jawa Timur yang digelar secara virtual pada Minggu (7/3) kemarin.

Menurut Gus AMI, PKB memiliki kesempatan luas untuk menjadi partai besar dan pemenang di kancah perpolitikan Indonesia. Besar bukan berarti menang saja, kata Gus AMI, tapi harus membawa solusi dan kemaslahatan bagi bangsa.

“Kita tidak ingin besar doang, tapi harus mampu mengelola bangsa ini dengan baik. Menang dan besar berarti punya kekuatan membawa solusi dan kemaslahatan bagi bangsa kita,” kata Gus AMI.

Wakil Ketua DPR RI ini menambahkan, reformasi menuntut perubahan signifikan dalam pengelolaan partai, pemerintahan, legislatif, termasuk yudikatif. Meskipun tidak jarang muncul kekecewaan dan ketidakmampuan banyak pihak dalam mengelola reformasi.

“Makanya tidak heran banyak perkataan muncul bahwa reformasi salah haluan, demokrasi tidak efektif dan sebagainya. Itu semua adalah jalan menuju kematangan demokrasi kita,” ungkap Gus AMI.

Salah satu cara agar demokrasi sehat dan kuat, lanjut Gus AMI, adalah menjadikan partai politik kuat dan sehat pula. Setidaknya PKB memiliki tanggung jawab sebagai anak kandung reformasi sehingga harus solid dan terdepan memimpin masa depan.

Selain kuat dan solid, Gus AMI menyatakan PKB harus menang pada Pemilu tahun 2024. Menurut Gus AMI, Jawa Timur harus direbut kembali, sekaligus dicek ulang atau dievaluasi di sudut mana titik-titik kelemahannya untuk kemudian diperbaiki. Rko

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …