Sukseskan PTSL, BPN Lamongan Terbaik se Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Didampingi Gubernur Jatim, Kepala BPN Lamongan menerima penghargaan dari Menteri Agraria dan tata ruang. SP/ Jir
Didampingi Gubernur Jatim, Kepala BPN Lamongan menerima penghargaan dari Menteri Agraria dan tata ruang. SP/ Jir

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Karena berhasil menuntaskan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) hingga 100 persen, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lamongan menerima penghargaan sebagai Peringkat I di Indonesia.
 
Penghargaan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A. Djalil kepada Kepala BPN Lamongan R. Agus Mahendra itu diterima pada Selasa (10/3) di Kantor Wilayah BPN Propinsi Jawa Timur.
 
Kepala BPN R. Agus Mahendra melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Arif Bakhtiar, Rabu (10/3/2021) menyebutkan pada tahun 2020, BPN Lamongan telah berhasil menerbitkan 33.000 Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) dari 58.500 bidang tanah di 47 desa. 
 
“Jadi BPN Lamongan berhasil mendapatkan peringkat I atas keberhasilan pencapaian targetnya selama tahun 2020. Selain pencapaian target tersebut penilainnya juga karena ketepatan waktu, dan pencapaian desa lengkap,” Ungkap Arif Bakhtiar.
 
Arif Bakhtiar menjelaskan bahwa sejak Program PTSL dilaksanakan tahun 2017, BPN Lamongan sampai dengan tahun 2020 telah menyelesaikan 154.500 SHAT dengan total 213.076 bidang tanah di 207 desa.
 
“Total SHAT yang harus diselesaikan sampai dengan tahun 2025 yakni sebanyak 597.343 SHAT dengan 655.919 bidang tanah di 474 desa/kelurahan. Sedangkan untuk tahun 2021 targetnya yakni menyelesaikan 115.000 SHAT atas 100.000 bidang tanah di 57 desa,” Jelas Arif Bakhtiar.
 
Ditambahkannya program-program yang digalakkan oleh BPN Lamongan untuk mencapai target yang sudah dicanangkan yakni menekan trijuang. Trijuang adalah sinergitas antara BPN, Pemkab Lamongan serta pihak desa. 
 
BPN Lamongan juga memberikan berbagai kemudahan seperti tahapan pengumuman dari pemeriksaan yang bisanya menunggu 2 bulan dipangkas hanya menjadi 2 minggu. Selain itu pembayaran pajaknya pun diberikan keringanan yakni tidak harus dibayarkan saat pendaftaran sehingga bisa menjadi pajak terhutang dan dibayarkan setelah sertifikat jadi. jir
 
 

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…