Addie MS, Sindir Amin Rais tak Penuhi Nazar Jalan Kaki Jogja-Jakarta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amien Rais saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada Selasa (9/3/2021) kemarin. Sp/setpres
Amien Rais saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada Selasa (9/3/2021) kemarin. Sp/setpres

i

 

Politisi PKPI Teddy Gusnaidi, Amin Rais tak Patut Ditauladani

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Amin Rais, politisi gaek, yang suka mengkritik dan menyindir, kini kena batunya. Pendiri PAN dan Partai Umat ini disindir Addie Muljadi Sumaatmadja atau Addie MS , musikus kenamaan. Addie MS menyindir Amin Rais terkait nazar.

Suami penyanyi Memes ini masih ingat, Amien Rais pernah bernazar akan jalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta jika Presiden Jokowi menang dalam pilpres 2019. Addie MS, mengingatkan Amin Rais, Tuhan tidak suka pada orang yang tidak menunaikan nazarnya.

Demikian pernyataan Addie MS melalui akun Twitter milik pribadinya @addiems, Kamis (11/3/2021). "Tuhan tidak suka pada orang yang tidak menunaikan nazarnya," tulis Addie MS, dalam cuitan akun Twitter @addiems, Kamis (11/3/2021). Sambil mengatakan bahwa dirinya pernah bernazar ketika lulus SMA akan jalan kaki dari Bandung ke Jakarta.

 

Tak Penuhi Nazar, Takut Masuk Neraka

Sambil menyindir Amien Rais ia mengatakan bahwasanya jika tidak dipenuhi nazarnya takut masuk neraka. "Maka, aku tunaikan berjalan kaki Bandung - Jakarta selama beberapa hari, sesuai nazarku kalau aku naik kelas 3 SMA, saking nakalnya saat aku kls 2. Aku takut neraka jahanam," tulis selanjutnya.

Sindiran musikus terhadap Amin Rais, setelah beberapa hari lalu bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Dalam pertemuan tersebut Amien Rais meminta keadilan atas wafatnya syuhada Laskar FPI yang wafat di km 50. Namun demikian, menurut informasi Amin Rais mengatakan kepada presiden Jokowi agar takut kepada neraka.

 

Tak Patut Diteladani

Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi menyentil Amien Rais yang bertemu Presiden Joko Widodo, di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (9/3/2021).

Teddy berpendapat, kedatangan Amien ke Istana, Presiden Jokowi berhasil menunjukkan ke publik bahwa pendiri PAN dan Partai Ummat itu adalah tokoh yang tidak patut diteladani. Pasalnya, lanjut Teddy, Amien Rais pernah menyatakan bahwa dirinya akan menolak jika diundang ketemu Jokowi di Istana.

"Pak Jokowi berhasil menunjukkan ke publik bahwa Amien Rais adalah tokoh yang sangat tidak patut diteladani," tulis Teddy di akun Twitternya, Kamis (11/3/2021).

"Sebelumnya Amin sesumbar menolak jika diundang Jokowi dan ketemu Jokowi di Istana. Sekarang Amien Rais yang memohon bertemu dan pertemuannya ternyata di istana. Inkonsisten," cuit @TeddyGusnaidi.

 

Temui Jokowi di Istana

Selasa lalu, Amien Rais dkk yang tergabung dalam Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam Laskar Front Pembela Islam (FPI) menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan pada Selasa (9/3/2021). Pertemuan tersebut membahas soal kasus tewasnya 6 laskar FPI dalam peristiwa Km 50 Tol Jakarta-Cikampek pada Desember 2020 lalu.

Sebelumnya, Amien Rais pernah mengungkapkan bahwa ada pihak yang mencoba mempertemukannya dengan Presiden Jokowi. Ia pun mengaku tak masalah jika nantinya harus bertemu Jokowi.

Namun, mantan Ketua MPR itu menolak apabila pertemuan dilakukan di Istana. Alasannya, untuk menghindari kesan bahwa ia telah mendukung Jokowi. Amien berujar pertemuan itu mesti dilakukan di kediamannya di Yogyakarta. Di sana, kata dia, keduanya bisa saling bertukar pikiran. "Kalau diundang (ke Istana), saya enggak mau ya. Kan begini, nanti dijungkirbalikkan. '(Seolah) Amien Rais sudah sowan ke Istana, dapat apa dia?'. Saya enggak mau," kata Amien pada akhir Mei 2018 lalu.n jk/erk/cr2/rmc

Berita Terbaru

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Sejumlah persoalan terkait pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lamongan terus bermunculan. Terbaru,  pengelola SP…

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, ​Sidoarjo - Dugaan kasus pencabulan yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun kini menjadi sorotan tajam. Korban dilaporkan me…