Vaksinasi Covid-19 di Surabaya Akan Sasar Pedagang Pasar dan UMKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pedagang di Pasar Keputran Surabaya. SP/AHMAD REZA
Pedagang di Pasar Keputran Surabaya. SP/AHMAD REZA

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Vaksinasi Covid-19 sejak Januari 2021 telah dilaksanakan. Pada tahap tersebut Vaksin Sinovac ini menyasar beberapa target utama seperti tenaga kesehatan, TNI, Polri, Pelayanan Publik, jurnalis dan lansia. Kemudian beberapa waktu lalu giliran tenaga pendidik yang mendapat jatah vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi ini selanjutnya akan menyasar para pedagang pasar yang ada di Surabaya. Hal tersebut tentunya karena pasar menjadi salah satu kawasan rentan penyebaran Covid-19. Berkunjung ke pasar induk Keputran, beberapa pedagang mengungkapkan jika memang setuju dan menyambut adanya vaksinasi bagi pedagang pasar. Sri (50), pedagang sayur di pasar Keputran, mengungkapkan jika memang vaksin ini diperlukan bagi dirinya dan semua pedagang pasar.

“Kalau saya ya senang kalau ada vaksin nantinya buat penjual-penjual disini, biar sehat biar aman dari corona,” ungkapnya, Senin (15/3/2021).

Menurut Sri tujuan dari vaksinasi kepada para pedagang pasar termasuk kebijakan yang bagus dan bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan warganya. Ia menuturkan jika memang para pedagang yang ada di pasar memang rentan tertular virus tersebut.

“Lah kita sendiri ini berjualan di pasar ya rame orang jelas, kemudian pasti saat jualan kita ya kadang gak sengaja bersentuhan dan lainnya juga. Apalagi dulu di sini sempat banyak pedang yang kena Covid itu juga sampai ditutup,” tuturnya.

Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya, mendata setidaknya ada sekitar 22 ribu pedagang pasar yang akan disasar Vaksin Sinovac. Ribuan pedagang tersebut tersebar di setidaknya 67 pasar yang dibawahi oleh PD Pasar Surya.

Selain pedagang pasar Vaksinasi Covid-19 di Surabaya nantinya juga akan menyasar pelaku UMKM. Pelaku UMKM ini dinilai perlu mendapatkan vaksin agar aman saat berdagang ataupun saat mengikuti beberapa event. Nanik Heri, pemilik UMKM Surabaya Kenangan, mengatakan jika memang vaksinasi untuk pelaku usaha mikro ini sangat penting.

“Sangat penting, karena sangat menakutkan jika tidak berikan vaksin. Bagaimanapun juga kami sebagai pelaku UMKM jelas sering kontak langsung dengan pembeli,” ungkap Nanik, Senin (15/3/2021).

Nanik berpendapat jika memang sudah seharusnya para penjual ataupun pemilik usaha yang memang berpotensi tertular menjadi salah satu prioritas pemberian Vaksin Covid-19. Ia mengungkapkan jika memang sebelumnya ketika berada di stand dan berjualan dirinya sendiri telah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat seperti menjaga jarak dan memakai masker.

“Karena menurut saya seharusnya bukan para lansia, kami-kami ini harusnya juga perlu sekali. Walau begitu kami sendiri kebanyakan saat pameran atau berjualan memang telah memperketat protokol,” tukas Nanik. Arb   

Berita Terbaru

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dalam rangka meningkatkan kualitas hunian agar aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah Kabupaten…

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena kelangkaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram mulai dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Jombang, JAwa Timur,…

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan munculnya penampakan buaya di kawasan mangrove Surabaya. Perekam juga…

Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

Selasa, 14 Apr 2026 11:46 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Maraknya harga plastik yang melonjak ugal-ugalan kian dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang saat ini…