Soal Penutupan Pelabuhan, Syahbandar Tunggu Instruksi Kemenhub

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapal penumpang saat bersandar di pelabuhan Tanjung Perak . SP/SAMMY MANTOLAS
Kapal penumpang saat bersandar di pelabuhan Tanjung Perak . SP/SAMMY MANTOLAS

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Banyaknya masyarakat dari luar pulau Jawa yang memilih mudik sebelum bulan Ramadan 1442 H yang jatuh pada 13 April 2021 mendatang dengan alasan takut pelabuhan akan ditutup ditanggapi oleh Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya.

 Menurut Plt Kepala sub bagian (Kasubbag) Kepegawaian, Umum dan Humas, Ja'im penutupan pelabuhan disaat bulan Ramadan seperti yang terjadi pada 2020 lalu masih belum dapat dipastikan.

 "Belum ada informasi, belum ada tanda-tanda terkait penutupan pelabuhan," kata Ja'im kepada Surabaya Pagi, Kamis (18/03/2021).

Mengenai penutupan pelabuhan, Ja'im sampaikan hal tersebut merupakan kewenangan dari Kementrian Perhubungan. 

 Mengingat pelabuhan merupakan obyek vital yang tidak hanya melayani penumpang namun juga angkutan barang dan logistik masyarakat. 

Perlu diketahui, sebelumnya pemerintah melalui kementrian perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 25 tahun 2020. Dalam aturan itu, moda transportasi laut tak boleh mengangkut penumpang mulai 24 April 2020 hingga 8 Juni 2020. 

Bahkan di Pelabuhan Tanjung Perak sendiri, para pengusaha kapal akan dikenai sanksi jika masih nekat mengangkut warga yang pulang kampung saat Ramadan.

 Penerapan penutupan pelabuhan tersebut bertujuan untuk mengurangi arus mobilisasi masyarakat ke berbagai daerah sehingga mampu menekan penyebaran covid-19.

 "Kalau saya menunggu instruksi dari pusat dari kementrian perhubungan seperti apa. Tapi sejauh ini belum ada tanda-tandanya," katanya 

Meski begitu, dalam hal mengurangi penyebaran virus covid-19, pihaknya bekerjasama dengan sejumlah stakeholders baik mulai dari Pelindo III, operator kapal hingga Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk terus meningkatkan protokol kesehatan (prokes). 

"Tapi tentu kita tetap mengawasi dan membatasi jumlah penumpang. Penerapan prokes di pelabuhan juga kita awasi secara ketat," ucapnya 

Adapun masyarakat seperti Firmansyah, salah satu penumpang kapal Niki Mila Utama dengan tujuan Banjarmasin mengaku ia memilih untuk pulang cepat karena takut pemerintah menutup pelabuhan dan melarang kapal berangkat. 

"Tahun lalu kan (pelabuhan) ditutup mas, akhirnya gak pulang saya mas," kata Firmansyah belum lama ini.sem 

Berita Terbaru

Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Selasa, 24 Feb 2026 17:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM) terus mempercepat penanganan…

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Bangkalan – Mengawali bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk T…

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  SDN 01 Klegen Kota Madiun menuai kritikan. Dengan anggaran yang disebut-sebut Rp. 8.000 hi…

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 disorot. Anggaran swa…