Lulusan PGAN dan Mantan Sopir MPU yang Sukses Berbisnis Mangga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bisnis mangga milik Sumhadi. SP/ SBY
Bisnis mangga milik Sumhadi. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sumhadi yang merupakan salah satu pengusaha aneka buah mangga tersukses asal Situbondo. Lulusan PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) Situbondo angkatan 1992 silam itu, kini bisa menikmati buah kegigihannya dalam berwirausaha buah manga.

Setelah tamat sekolah setaraf SMA itu, Sumhadi terpaksa memilih menjadi sopir MPU jurusan Situbondo-Bondowoso. Keinginan Sumhadi untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi harus ia pendam, karena terbentur kondisi ekonomi keluarganya yang kala itu pas-pasan. “Saya sebenarnya ingin kuliah selepas lulus PGAN Situbondo tahun 1992. Tapi karena tak punya biaya terpaksa saya memilih menjadi sopir MPU,” aku Sumhadi, dikutip Minggu (28/3/2021).

Sumhadi mulai mengalihkan ikut saudara lain yang punya usaha jual beli manga setelah setahun menekuni sopir yang kala itu diajak sepupunya. Awalnya Sumhadi hanya disuruh mengantar orderan mangga dan sesekali diajak membeli mangga diberbagai langganan tetap saudaranya. Seiring dengan perjalanan waktu, Sumhadi nekat untuk belajar membeli mangga sendiri. “Ya pas awal belajar menjadi pembeli mangga tidak langsung meraih untung. Bahkan kerap kali mengalami rugi,” cerita Sumhadi.

Puncaknya pada 2010, Sumhadi mulai dikenal para koleganya sebagai pembeli mangga yang handal. Pucuk dicinta ulam pun tiba, Sumhadi semakin beken sebagai ikon pembeli mangga di Kota Bumi Salawat Nariyah. Peluang menggiurkan itu dilihat Sumhadi untuk melebarkan usahanya. Saat itu Sumhadi mulai memasukkan produk mangga yang ia beli ke berbagai mall dan supermarket yang ada di Jatim.

“Setelah mangga saya banyak dikenali, akhirnya kini banyaka mall dan supermarket yang ada di Jogjakarta dan Jawa Tengah ikut order mangga Situbondo yang saya jalani. Bahkan belakangan ini saya juga memasukkan order mangga ke pulau Dewata Bali,” tutur Sumhadi.

Untuk menanamkan kepercayaan dari pelanggan pemilik mall dan supermarket, Sumhadi tidak berani mengambil resiko. Sumhadi harus benar-benar pandai memilih dan menyortir aneka jenis mangga dengan kualitas tinggi. Sumhadi tidak mau membeli mangga yang kulitnya jelek, bentuk dan warna kusam serta menolak mangga yang masih muda.

“Agar semua pelanggan itu setia memesan mangga Situbondo, saya harus selalu menjaga kualitasnya. Ada banyak mangga yang disukai pelanggan diantaranya jenis manalagi, arum dan mangga golek,” paparnya.

Dari usaha ini, Sumhadi sejak awal menolak keras untuk mengirim mangga dengan jenis partai. Artinya, kata dia, ia tidak suka mengirim mangga dengan jumlah besar seperti diangkut dengan truk trailer. Sebaliknya, Sumhadi lebih suka mengirim dengan paketan yang dibungkus dengan rapi meski jumlahnya kecil.

Selain untuk mengurangi terjadinya kerugian yang besar, urai Sumhadi, pilihan jenis usahanya tersebut untuk memuaskan semua pelanggan yang rata-rata meminta jenis mangga super. “Alhamdulillah meski keuntungan tidak besar namun cukup membantu kondisi eknomi keluarga besar saya,” pungkas Sumhadi merendah.

Selain itu, lanjut Hamim, sosok Sumhadi selalu familiar saat membeli mangga kepada penyulai tetapnya sehingga sampai saat ini banyak pengepul mangga yang memilih Sumhadi untuk membelinya. “Ya kunci seorang pengusaha untuk bisa sukses harus seperti itu (ramah dan supel) kepada semua pelanggannya,” tegas Sumhadi. Dsy1

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…