Wali Kota Pasuruan Tingkatkan Kualitas Pembangunan Pasar Tradisional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satgas Saber Sawang saat membersihkan pasar dari sawang atau jaring-jaring laba-laba. SP/ Humas Pemkot Pasuruan
Satgas Saber Sawang saat membersihkan pasar dari sawang atau jaring-jaring laba-laba. SP/ Humas Pemkot Pasuruan

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penataan Pasar Tradisional di Kota Pasuruan dalam rangka pembangunan di seluruh pasar tradisional, mengingat, pasar-pasar di Kota Pasuruan memiliki permasalahan yang hampir dianatanya becek, bocor, sampah berserakan, dan parkir yang semrawut apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang harus tetap menjaga kebersihan.

Menyikapi hal ini, Pemkot Pasuruan melibatkan petugas pasar dan para pedagang pasar, satgas yang dibentuk oleh Gus Ipul ini terdiri dari empat tim, yakni Satgas Saber Sawang, Satgas Bocor, Satgas Saber Becek, dan Satgas Sampah.

Adapun tugas yang dilakukan Satgas Saber Sawang, yaitu membersihkan pasar dari sawang atau jaring-jaring laba-laba yang ada di langit-langit kios pasar serta lorong-lorong pasar. Saat ini tiap satgas mulai bekerja di seluruh pasar tradisional Kota Pasuruan dan harapannya Ramadhan datang seluruh pasar sudah bersih dan nyaman.

"Masalah pasar sudah kita identifikasi, akan kita coba dalami, kita rumuskan solusi. Termasuk dengan membentuk satgas pasar. Dengan satgas ini, keluhan pedagang Insya Allah segera teratasi. Pasar akan semakin bersih dan nyaman," ujar Gus Ipul, Selasa (30/3/2021).

Kemudian Satgas Bocor fokus membenahi genting yang bocor di 6 pasar tradisional yang ada yakni Pasar Kebonagung, Pasar Besar, Pasar Gading, Pasar Karang Ketug, Pasar Randusari, Pasar Mebel Bukir, serta Pasar Poncol.

Sedangkan Satgas Saber Becek fokus membenahi jalan dan lorong jalan pasar yang becek. Membersihkan got dan saluran air serta mengganti jalan di dalam pasar yang rusak. Sementara Satgas Sampah fokus membersihkan sampah serta mengecat pagar maupun kios pedagang. Pembersihan toilet juga menjadi prioritas sehingga tak ada lagi toilet kumuh. Dsy11

 

Berita Terbaru

Kontrak Puluhan P3K Paruh Waktu Ponorogo Tidak Diperpanjang, Pemkab Ungkap Penyebabnya

Kontrak Puluhan P3K Paruh Waktu Ponorogo Tidak Diperpanjang, Pemkab Ungkap Penyebabnya

Kamis, 15 Okt 2026 15:34 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebanyak 1.779 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu (PW) di Kabupaten Ponorogo menjalani perpanjangan…

Klaim Hemat Rp 464 Juta per Bulan, Pemkab Lumajang Perpanjang WFH ASN

Klaim Hemat Rp 464 Juta per Bulan, Pemkab Lumajang Perpanjang WFH ASN

Kamis, 15 Okt 2026 15:16 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti kebijakan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi…

Bidik Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Glow in the Dark

Bidik Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Glow in the Dark

Kamis, 15 Okt 2026 15:04 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Untuk pertama kalinya dalam 14 tahun penyelenggaraan, pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026 di Banyuwangi, akan menghadirkan…

Aksi Demo Warga Mliriprowo Meluas ke Kantor Kecamatan Tarik, Desak Kades Mamok Segera Mundur

Aksi Demo Warga Mliriprowo Meluas ke Kantor Kecamatan Tarik, Desak Kades Mamok Segera Mundur

Kamis, 15 Okt 2026 14:56 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Gelombang protes dan ketidakpuasan masyarakat Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, tampaknya kian tidak t…

Modus Pinjol Fiktif, Warga Gresik Diperas Pakai Ancaman Foto Porno

Modus Pinjol Fiktif, Warga Gresik Diperas Pakai Ancaman Foto Porno

Kamis, 15 Okt 2026 14:12 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Modus pemerasan berkedok penagihan pinjaman online (pinjol) kembali terungkap di Kabupaten Gresik. Seorang perempuan warga Manyar m…

Warga Desa Ngaglik Blitar Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik di Balik Tembok Rumah

Warga Desa Ngaglik Blitar Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik di Balik Tembok Rumah

Kamis, 15 Okt 2026 14:09 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Penemuan bayi perempuan yang terbungkus plastik di sertai ceceran darah yang masih basah dan ari ari berada di saping bayi, di…