Transportasi Publik di Surabaya Raya Siap Diintegrasikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eri Cahyadi saat menghadiri diskusi bersama PWI Jatim dan beberapa Pemimpin Redaksi media cetak dan online, Rabu (31/3/2021). SP/ALQ
Eri Cahyadi saat menghadiri diskusi bersama PWI Jatim dan beberapa Pemimpin Redaksi media cetak dan online, Rabu (31/3/2021). SP/ALQ

i

Wali Kota Eri Setujui Pembangunan LRT

 SURABAYA PAGI, Surabaya – Pembangunan Kota Surabaya yang ditunjang dengan dua daerah penyangga yakni Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo, saat ini sedang digarap serius oleh tiga kepala daerah di tiga wilayah tersebut. Bahkan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan memprakarsai dengan menyetujui konektivitas transportasi publik yang terintegrasi antara Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

Hal ini diungkapkan Eri Cahyadi saat Diskusi Hari Pers Nasional 2021, Rabu (31/3/2021) bersama beberapa pengurus PWI se Jawa Timur dan sejumlah pemimpin redaksi media cetak, media online dan media elekronik.

Jawaban Eri Cahyadi ini sebagai bentuk usulan dari Pemimpin Redaksi Harian Surabaya Pagi dan SurabayaPagi.com, Raditya Mohammer Khadaffi dalam diskusi di Gedung PWI Jatim kemarin. Raditya memberikan poin-poin terkait pentingnya pembangunan infrastruktur khususnya transportasi publik di kawasan Surabaya Raya.

“Untuk memajukan ekonomi di Surabaya, infrastruktur juga harus diperhatikan. Salah satunya, meningkatkan transportasi publik. Ini penting, karena faktanya, para pekerja di Surabaya, baik di instansi pemerintahan atau swasta, ada yang tinggal diluar Surabaya. Baik itu Gresik dan Surabaya. Bagaimana, tiga daerah itu bisa berintegrasi baik secara transportasi atau pembangunan kawasan industri. Konsep Uni Eropa bisa diperkecil di Surabaya Raya,” sebut Raditya dalam diskusi Rabu (31/3/2021).

Eri memastikan telah menerima gagasan Light Rail Transit (LRT) dari Gubernur Jawa Timur.  “Untuk hal itu, dipastikan kami, kota Surabaya tentunya terbuka. Apalagi soal transportasi publik. Kami telah dihubungi Bu Gubernur. Saya pun langsung sepakat, nggak pakai lama. Jadi kami siap ketika dihubungi lagi oleh Pemprov Jatim,” jawab Eri.

Eri menjelaskan, bahwa Surabaya tak bisa bergerak sendiri dalam mengembangkan wilayah. Pihaknya juga harus mempertimbangkan kondisi daerah satelit Surabaya, yakni Sidoarjo dan Gresik. "Kalau saya ngegas terus di Surabaya, daerah lainnya sulit mengejar," kata Cak Eri yang juga mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

Integrasi infrastruktur untuk transportasi menjadi salah satu contoh kolaborasi yang akan dilakukan dengan luar daerah. Ke depan, ada berbagai bidang lain yang juga mengedepankan kerjasama ketiga daerah.

 Lima Misi Eri Bangun Surabaya

Selain itu, Cak Eri, sapaan Eri Cahyadi, memaparkan visi-misi pembangunan Surabaya lima tahun ke depan ke para pemimpin media. Dia berharap, insan pers melalui PWI Jatim, bisa mengawal program Pemkot Surabaya yang telah dibangunnya.

“Makanya, ketika saya sudah memaparkan visi-misi saya ke depan, saya harapkan teman-teman PWI Jatim bisa ikut mengawal ini, karena insyaallah tidak ada pemerintahan yang sempurna, bisa sempurna jika masyarakatnya ikut menjadi bagian dalam pembangunan, sehingga kalau ada yang salah bisa diingatkan,” tegasnya.

Eri memaparkan ada lima misi.  Misi yang pertama adalah mewujudkan perekonomian inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pembukaan lapangan kerja baru melalui penguatan kemandirian ekonomi lokal, kondusifitas iklim investasi , penguatan daya saing Surabaya sebagai pusat penghubung perdagangan dan jasa antar pulau serta internasional. 

Misi kedua adalah membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, sehat jasmani dan rohani, produktif, serta berkarakter melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Misi ketiga adalah memantapkan melalui ketersediaan infrastruktur dan utilitas kota yang modern berkelas dunia serta berkelanjutan. Keempat adalah memantapkan transformasi birokrasi yang bersih, dinamis, dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dan kelima adalah menciptakan ketertiban, keamanan, kerukunan sosial, dan kepastian hukum yang berkeadilan.    “Jadi, tujuan saya hanya satu bagaimana mensejahterakan warga Surabaya. Makanya, boleh dibilang saya saat ini bergerak habis-habisan untuk mensejahterakan dulu masyarakat Surabaya,” kata dia.

Ia pun mencontohkan beberapa program yang dalam waktu dekat sudah akan dilakukan. Salah satunya ketika masyarakat sakit, jangan sampai mereka tambah miskin hanya karena sakitnya, makanya dia pun mengeluarkan kebijakan warga Surabaya berobat cukup menunjukkan KTP.  

“Kita juga terus mendorong tumbuhnya investasi di Surabaya. Tapi dengan syarat 60 persen tenaga kerjanya berasal dari warga Surabaya, ini demi kesejahteraan warga,” ujarnya. 

Cak Eri juga menjelaskan tentang programnya dalam mendorong UMKM ke depannya. Ia menjelaskan nantinya kue-kue untuk rapat di lingkungan pemkot, harus mengambil dari produk UMKM. Bahkan, ia terus mendorong para pejabat di pemkot harus menggunakan produk-produk dari UMKM. “Jadi, ketika masuk kantor, fardu ain mereka menggunakan produk UMKM, seperti batiknya dan sebagainya, kalau sudah keluar kantor silahkan menggunakan pakaian lain tidak apa-apa,” tegasnya. 

Setelah menjelaskan berbagai program yang akan dilakukannya selama lima tahun ke depan, ia lagi-lagi menggaris bawahi bahwa tujuan akhirnya adalah kesejahteraan warga Kota Surabaya. Makanya, dia pun sangat berharap masukan dari PWI Jawa Timur untuk mengawal berbagai programnya itu. “Saya harap masukan dari teman-teman PWI Jatim ini,” pungkasnya. rmc/alq/cr3/ana

Berita Terbaru

Lumajang Gelar Pelatihan Pemasaran Digitalisasi untuk UMKM Tingkat Desa Bisa Naik Kelas

Lumajang Gelar Pelatihan Pemasaran Digitalisasi untuk UMKM Tingkat Desa Bisa Naik Kelas

Rabu, 29 Apr 2026 13:03 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro…

Dinkes Pamekasan Temukan 14 Kasus HIV hingga April 2026, Mayoritas Laki-laki Usia Produktif

Dinkes Pamekasan Temukan 14 Kasus HIV hingga April 2026, Mayoritas Laki-laki Usia Produktif

Rabu, 29 Apr 2026 12:39 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Baru-baru ini berdasarkan hasil skrining rutin sejak awal tahun, yakni selama periode Tahun Januari hingga 26 April 2026, Dinas…

Situbondo Perkuat Kebutuhan Protein Hewani Lewat Gerakan Ternak Ayam Petelur Skala Rumah Tangga

Situbondo Perkuat Kebutuhan Protein Hewani Lewat Gerakan Ternak Ayam Petelur Skala Rumah Tangga

Rabu, 29 Apr 2026 12:33 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta kebutuhan protein hewani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa Timur,…

Kapolres Gresik Lepas Atlet Voli U-18, Targetkan Prestasi di Kejurnas 2026

Kapolres Gresik Lepas Atlet Voli U-18, Targetkan Prestasi di Kejurnas 2026

Rabu, 29 Apr 2026 12:27 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution secara resmi melepas keberangkatan atlet muda binaan PBVSI Gresik untuk mengikuti Kejuaraan N…

Lewat Festival Pamelo 2026, Pemkab Magetan Gencarkan Promosi Jeruk Khas Ikon Daerah

Lewat Festival Pamelo 2026, Pemkab Magetan Gencarkan Promosi Jeruk Khas Ikon Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 12:23 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka mempromosikan komoditas buah jeruk besar khas atau ikon daerah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kali ini Pemerintah…

Pemkot Probolinggo Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Warga Lewat Program ‘Ketapang Mas’

Pemkot Probolinggo Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Warga Lewat Program ‘Ketapang Mas’

Rabu, 29 Apr 2026 12:16 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 12:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menjaga ketahanan pangan warga, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo Tim Penggerak PKK menggagas program Ketahanan…