Hidupi Tiga Anak, Janda Blitar Jual Sabu Bonus Esek-Esek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka EL saat memberikan keterangan kepada awak media dalam rilis. SP/Hadi Lestariono
Tersangka EL saat memberikan keterangan kepada awak media dalam rilis. SP/Hadi Lestariono

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Dalam operasi Pekat Semeru 2021 oleh Polres Blitar selama dua pekan  menyisakan kepedihan tersendiri untuk sosok janda beranak 3 setelah tertangkap sebagai pengedar sabu.

Hal itu diungkapkan pada wartawan usainya release, Senin (5/4) kemarin.

Adalah EL (30) janda asli warga desa Ngeni Kec Wonotirto Kab Blitar. Dirinya mengakui menjual sabu untuk menghidupi ketiga anaknya, saat menjanda dirinya hanya mendapati pengahsilan dengan bekerja sebagai pelayan di sebuah warung di Kab Tulungagung yang dijalani hampir 6 bulan.

Sebelum digiring ke ruangan sel tahanan EL mengungkapkan bahwa dirinya saat senggang dirinya menjual  sabu-sabu dan mengaku  hanya satu kali dengan 1 paket, itupun diperoleh temanya yang ditangkap lebih dahulu oleh polisi.

"Memang saya jual sabu baru satu kali ini dan ditangkap Pak Polisi di pasar Kanigoro semua itu karena untuk menghidupi ke 3 anak Pak,  dan betul pernah jadi pembantu warung di Tulungagung," tutur EL.

Lebih jauh EL mengakui karena terhimpit ekonomi sedang pendapatan dari pelayan di warung kopi tak cukup, EL pun melakukan pekerjaan terlarang, yaitu dirinya menjual sabu disertai bonus Esex Esex.

"Saya didatangi (tangkap) pak polisi sedang nunggu pembeli lewat Hp dan janji ketemu di Pasar Kanigoro hari Minggu (4/4) juga janji diajak di  penginapan," kata EL sambil meneteskan air matanya.

Sementara, Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela menegaskan kasus dan modus yang dilakukan EL ini sangat rawan bila hal ini ditiru oleh para pengedar sabu lain khususnya perempuan.

"Terungkapnya kasus seperti EL ini perlu kita dalami betul dan diwaspadai peredaran narkoba seperti ini  membahayakan, untuk itu kita tidak henti hentinya untuk berantas narkoba,"  tegas Pamen Polri dengan dua melati emas di pundaknya ini.

Modus penjualan sabu-sabu dengan pelayanan plus-plus baru kali ini diungkap oleh unit Satreskoba Polres Blitar.

"Saat kita amankan, EL berhasil kita mengamankan barang narkoba jenis sabu dengan berat 0,5 gram dari EL. Dan barangnya disimpan dalam tas kecil miliknya," papar Kapolres AKBP Leonard saat itu.

Pengakuan EL memang saat itu sekitar pukul 14.00 dirinya mau transaksi dengan pemesan tetapi terburu ditangkap. 

Seperti diberitakan dalam Operasi Pekat Semeru 2021 Polres Blitar berhasil mengungkap dan menangkap 32 orang tersangka  termasuk 22 pengedar sabu sabu diantaranya tersangka EL.

Menurut AKBP Leonard saat penangkapan EL janda muda ini berawal dari peengembangan kasus sebelumnya setelah  petugas mengamankan seseorang dan mengaku mendapatkan barang dari EL.

Akhirnya, petugas mencari dan menangkap EL itu, setelah diketahui identitasnya.  Atas kasus yang menimpa EL ini terus di kembangkan guna mengetahui siapa pemasoknya.

"Sebab, ia tak mungkin main sendiri, namun jadi jaringan pengedar, apalagi dengan modus yang begitu sehingga  membuat tertarik peminat sabu sabu," terang Kapolres. Les

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…