Bantu Kesulitan Belajar Daring, Sinta Gagas Teman Belajar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sinta Dewi (hijab kuning) bersama rekannya saat mengisi kegiatan belajar bersama. SP/ TLG
Sinta Dewi (hijab kuning) bersama rekannya saat mengisi kegiatan belajar bersama. SP/ TLG

i

 

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Di musim pandemi Covid-19 ini banyak sekali orang tua dan siswa yang mengeluh dan kesulitan dalam mengikuti pembelajaran jaringan (daring), berawal dari itulah akhirnya Sinta Wati menciptakan kegiatan belajar bersama yang diberi nama Teman Belajar untuk membantu proses pembelajaran daring yang saat ini berlangsung.

Sinta menggagas kegiatan belajar bersama tersebut dengan sasaran anak di lingkungannya yang diharapkan dapat mengurangi kesulitan anak saat mengikuti sekolah daring. "Materi cuci tangan ini dirasa sangat bermanfaat di masa pandemi seperti ini. Makanya saya ajarkan sekalian," katanya.

Kegiatan Teman Belajar tersebut digelar di teras warung tetangganya dengan taat protokol kesehatan (prokes) di Kabupaten Tulungagung, ini menyelipkan materi tentang akhlakul karimah dan bijak dalam bermedia sosial (medsos). Agar anak dapat memanfaatkan teknologi sesuai kapasitasnya.

Kegiatan belajar itu sengaja dilakukan di luar ruangan agar dapat menerapkan prokes ketat. Selain itu juga agar suasana belajar tercipta lebih menyenangkan. Nantinya anak juga dapat mengeksplorasi lingkungan sekitar. "Pembelajaran di luar seperti ini juga dapat melatih anak untuk berinteraksi dengan sesamanya, baik sesama teman, saya, maupun lingkungan sekitar, sehingga mampu melatih perkembangan motorik," jelasnya lagi.

Menurut Sinta, kesulitan daring sebenarnya juga dirasakan guru. Mereka dituntut untuk berinovasi. Namun kurikulum K-13 tak sepenuhnya mudah dilaksanakan melalui daring. Bahkan materi pendidikan karakter yang diselipkan dalam kurikulum tersebut tak dapat diserap maksimal.

Dalam proses kegiatan belajar bersama ini, Sinta mengaku membantu mata pelajaran yang menjadi kesulitan anak. Termasuk juga mengajarkan baca dan tulis. Selain itu, juga menyelipkan materi tentang akhlakul karimah dan bijak dalam bermedia sosial (medsos). Agar anak dapat memanfaatkan teknologi sesuai kapasitasnya. "Kegiatan ini saya namakan teman belajar. Karena di sini tidak ada istilah guru siswa tapi kita semua belajar bareng," jelasnya.

Dia juga berpendapat seharusnya dapat dilaksanakan oleh lembaga pendidikan lain. Bahkan waktu yang terbatas justru materi bisa diserap secara maksimal. "Ya kalau anak-anak nggak masuk sekolah di rumah saja nggak apa-apa. La mereka malah keluar rumah untuk ngegame, ngopi, olahraga, les, dan lain-lain. Bukannya sama saja?" katanya

Menurut dia, di masa pandemi ini bisa menggelar tatap muka di kelas sangat ditunggu-tunggu. Meski itu hanya digelar singkat tanpa istirahat dan pinjam alat tulis, dipastikan materi lebih maksimal diserap siswa. Dsy7

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…