Dewan Apresiasi Program Jaminan Kesehatan Semesta Pemkot Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah. SP/DOC SP
Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah. SP/DOC SP

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Komisi D DPRD Surabaya Saya mengapresiasi kerja keras semua pihak terutama Pemkot Surabaya, mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta (JKS) dimana warga kota Pahlawan cukup berobat dengan hanya menunjukkan eKTP.

Apresiasi ini disampaikan Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah, bahwa hingga kini capaian UHC telah mencapai 96,48 persen.

“Saya mengapresiasi semua pihak terutama Pemkot Surabaya , Bapak Walikota Surabaya , Wawali , Dinkes , BPJS Kota Surabaya dan seluruh OPD yang bekerja keras guna pencapaian UHC di Kota Surabaya,” kata Khusnul Khatimah setelah rapat dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Rabu (7/4/2021).

Khusnul mengatakan, capaian UHC 96,48 persen tersebut setara dengan 2.866.237 jiwa masyarakat Kota Surabaya sudah menjadi peserta BPJS yang dapat mengakses layanan kesehatan di Puskesmas.

“Nantinya mereka dapat mengakses layanan Kesehatan di 63 Puskesmas, 42 RS Swasta, dan  8 klinik yang bekerjasama dengan BPJS di Kota Surabaya,” ucapnya.

“Layanan Kesehatan ini nantinya tetap di laksanakan secara berjenjang dari eKTP lalu dirujuk ke RS jika gawat darurat dan butuh penanganan lebih lanjut,” tambahnya.

Khusnul pun mendorong puskesmas juga dilengkapi fasilitas rawat inap agar bisa melayani kesehatan warga Surabaya

“Saya pun juga mendorong agar beberapa puskesmas bisa dijadikan puskesmas dengan rawat inap ditambah  dan sayapun berharap agar  pembangunan RS di wilayah Gunung Anyar dan Balasklumprik bisa terealisasi secepatnya,” terangnya.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Badrut Tamam mengatakan. Puskemas bisa melayani pasien berKTP Surabaya dengan kondisi Hijau atau Kuning,

“Tapi bagi masyarakat yang sudah berwarna merah itu bisa langsung datang ke Rumah Sakit dengan cukup menunjukkan eKTPnya,” katanya.

Badrut Tamam juga berharap, program layanan kesehatan yang merupakan inisiatif Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dapat dibuatkan perda supaya bisa berjalan berkesinambungan.

“Saya mengharapkan ini menjadi perda, jangan hanya menjadi perwali yang nanti akan diubah dengan perwali yang lain harusnya ini menjadi perdanya Surabaya, walaupun inisiatifnya dilakukan oleh pihak Wali Kota,” pungkasnya.na

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…