Gemari Wayang Kulit Sejak Dini, Yudha Raih Dalang Sabet Terbaik Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yudha Bagus Setyawan. SP/ TRG
Yudha Bagus Setyawan. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Yudha Bagus Setyawan yang sudah sangat mencintai seni wayang kulit sejak umur satu tahun ini, kini mengantarkan berkarir menjadi dalang dan berhasil meraih predikat dalang sabet terbaik dari gubernur Jawa Timur (Jatim) dalam ajang Parade Dalang Bocah se-Jawa Timur pada 2019. 

Bahkan, prestasi tersebut bukan kali pertamanya, melainkan sudah kali ketiga. Namun baginya, usianya memang masih seumur jagung sehingga Bagus mengaku akan terus belajar menjadi dalang dengan karakter sabetan wayang kulit. "Intinya, sabetan yang dapat memunculkan kesan hidup," ungkapnya. 

Selain itu, kegemarannya pada seni wayang kulit tersebut tak lepas dari peran orang tua, yaitu Yudha sering diajak orang tuanya untuk menonton pagelaran wayang kulit. Sehingga lewat kebiasaan tersebut, memori semasa belia pun terpatri dalam pikirannya hingga berkarir menjadi dalang wayang kulit. 

Kemampuannya dalam mendalang wayang kulit itu Bagus dapatkan dengan giat berlatih di rumah, selain itu ia juga belajar secara otodidak melalui pagelaran wayang kulit di YouTube. Menurutnya, cara itu cukup ampuh karena dapat gerakannya dapat diulang-ulang. Sabetan wayang selama ini pun terinspirasi dari teknik dalang Sudarman Gondo Darsono dan Tambak Boyo. 

Untuk pendalaman karakter tersebut, Bagus biasanya sharing kepada dalang senior, membaca, atau melihat Youtube, sebab karakter tiap wayang berbeda-beda sehingga otomatis cara bertarung wayang pun berbeda. "Sering bertanya dengan dalang-dalang yang lebih senior untuk memahami karakter wayang," imbuhnya. 

Dalam menekuni seni wayang kulit ini pun Bagus pernah mengalami kesalahan dalam sabetan wayang, seperti gagal menangkap wayang atau jatuh. Namun, ia tak berkecil hati dan pantang menyerah. Hingga akhirnya Bagus berhasil menguasai  teknik sabetan, misal cepengan, tancepan, solah, bedholan, dan entas-entas-an. "Kadang pernah gagal, tapi saya tetap tenang karena saya yakin semua dalang pasti pernah melakukan kesalahan," jelasnya.

Di sisi lain, Bagus serius menekuni dunia dalang kendati usianya masih remaja. Menurutnya, bermula dari budaya wayang kulit yang asli dari budaya leluhur Jawa ini kian memudar termakan masa karena generasi-generasi muda yang minat dengan dunia pewayangan kian menipis. Untuk itu, Bagus berharap, dengan menapaki karir sebagai dalang bisa menumbuhkan minat generasi muda dengan budaya Jawa. "Melestarikan budaya asli Jawa, terutama wayang kulit," ungkap anak pertama dari dua bersaudara tersebut. Dsy18

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…