Pelindo III Torehkan 7 Juta Jam Kerja dengan Zero Accident

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Implementasi budaya K3 di lingkungan Pelindo III capai zero accident. SP/. Pelindo III
Implementasi budaya K3 di lingkungan Pelindo III capai zero accident. SP/. Pelindo III

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama 8 tahun beroperasi, implementasi budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan PT Pelabuhan Indonesia III dinilai sangat positif.

Hal ini dapat terlihat dari jumlah jam kerja yang mencapai 7.100.339 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja (zero accident) terhitung sejak dari 1 November 2012 hingga 31 Oktober 2020.

Atas implementasi budaya K3 tersebut, Pelindo III berhasil meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diberikan langsung oleh orang nomor 1 Jatim, Khofiffah Indarparawansa pada 6 April 2021 lalu.

Direktur Sumber Daya Manusia Pelindo III, Edi Priyanto menyampaikan penghargaan zero accident tersebut sebagai pelecut semangat perusahaan untuk terus mengimplementasikan budaya K3 dan Sistem Manajemen K3 di wilayah kerja Pelindo III.

"Ini merupakan sebuah kebanggaan yang harus disyukuri mengingat 7.100.339 jam kerja orang atau hampir 8 tahun tanpa kecelakaan kerja bukanlah hal yang mudah. Semua dapat diraih karena insan Pelindo III yang berupaya dan kerja keras dalam melaksanakan budaya K3 hingga mendapatkan penghargaan ini, tentunya ini menjadi pelecut semangat kami ke depan," kata Edi Priyanto belum lama ini.

Sebagai informasi, sebelumnya Pelindo III juga berhasil meraih penghargaan Paritrana Award atau anugerah penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan 2019 dari BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin.

"Kami terus berupaya meningkatakan keselamatan bagi para pekerja, disamping itu juga penyediaan trauma center bagi pegawai juga disediakan," katanya, Jumat (9/4/2021).

Soal layanan keselamatan kerja, sebelumnya VP Corporate Communications Pelindo III R. Suryo Khasabu saat dihubungi mengaku, para pekerja pelabuhan sebelum diturunkan ke lapangan harus dalam keadaan sehat secara jasmani.

Para petugas operasional kata Suryo, sebelum jam kerja dimulai akan dilakukan pemerikasaan kesehatan tim medis. Pengecekan tersebut berupa tekanan darah dan suhu tubuh para pekerja. Tujuannya untuk memastikan bahwa mereka siap bekerja.

"Yang sudah dilapangan itu, sudah dinyatakan sehat oleh tim medis kami. Kalau yang tidak sehat ya untuk sementara tidak bekerja," kata Suryo saat dihubungi melalui saluran telpon beberapa waktu yang lalu

Mengenai kelayakan alat angkut atau crane, Suryo menjelaskan semuanya sudah sesuai dengan standart yang ditetapkan oleh kementrian ketenagakerjaan melalui Peraturan menteri tenaga kerja dan Transmigrasi RI Nomor Per.09/Men/VII/2020 tentang Operator dan Petugas pesawat angkat dan angkut.

"Alat kami sudah layak fungsi, ada SLF-nya atau sertifikat laik fungsi," jelasnya

Guna menjaga kelayakan tersebut, setiap tahunnya akan ada pengecekan secara berkala untuk melihat apakah ada alat yang telah rusak dan atau perlu diganti.

"Jadi kita lihat, apakah ada sling atau talinya itu yang rusak. Kalau ada langsung kita ganti dengan yang baru," pungkasnya. Sem

 

Berita Terbaru

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengingatkan kepala desa agar tidak sembarangan mengelola Bantuan Keuangan Khusus (BKK) D…