Kades yang Hobi Membuat Relief Ornamen di Taman Bermain

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kades Sumberbening Suyanto (Kanan) sedang berada di depan karya-karya relief buatannya. SP/ TRG
Kades Sumberbening Suyanto (Kanan) sedang berada di depan karya-karya relief buatannya. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Suyanto yang merupakan seorang kepala desa (kades) ini hobi dalam menekuni pekerjaan bidang teknik sipil, ia memiliki keahlian dalam bidang eksterior dari pengalaman di bidang teknik sipil sebelum magang kades sekitar 2007 lalu. Dulu, dia sempat belajar teknik-teknik membangun eksterior.

Suyanto menganggap, estetika atau keindahan akan timbul ketika dapat menghias ruang kosong.  Dia meyakini lebih dari 10 spot yang pernah dikerjakannya. Bahkan, spot itu tak sebatas di lingkup desa, melainkan tersebar juga di sekolah-sekolah. Sudah lebih dari 10 tahun Suyanto menjadi kades yang hobi membuat relief.

Inspirasi konsep pembuatan relief hanya melalui angan-angannya, yakni dengan merespon lingkungan sekitar. Selama ini, dia tak mengandalkan referensi dari internet. "Seperti saat membuat relief bebatuan, tekstur kayu, itu muncul dari angan-angan saja," ujarnya.

Salah satunya adalah Taman Bermain Waroe menjadi saksi tingkat kreativitas Kades Sumberbening, Kecamatan Dongko. Banyak ornamen-ornamen indah berupa relief yang terkonsep untuk mempercantik kolam, dinding, pintu masuk, dan sebagainya. Karya ornamen itu pun bermanfaat bagi warga setempat.

Selain itu, dalam membuat relief ornament dibutuhkan material bahan bangunan dari iuran gotong royong warga. Menurutnya, dia tak pernah menarik imbalan sama sekali selama ini. Bayaran untuk keringatnya hanya kepuasan batin. Namun, setelah jabatan kades itu usai, kata dia, bisa jadi hobinya itu menjadi usaha barunya. "Mungkin nanti setelah lepas kades, hobi ini akan usaha yang potensial," tuturnya.

Suyanto mengatakan, dalam membuat relief taman membutuhkan waktu cukup lama. Kadang butuh empat hari atau bahkan lebih. Menurut dia, cara membagi waktu antara tanggung jawab sebagai kades dan hobi kuncinya adalah manajemen waktu. Tak jarang, dia bangun pagi-pagi untuk menggarap spot relief, yang dimulai sekitar pukul 06.00 - 08.00 wib.

Sepulang bekerja sebagai kades, malam harinya hobi itu berlanjut sekitar 21.00 - 01.00 wib. Secara fisik, dia mengakui capek. Namun, ketika relief-relief itu selesai. Rasa capek seketika hilang, terlebih ketika menikmati keindahan relief-relief buatannya. "Kepuasan batin sulit untuk diutarakan," kata dia. Dsy15

 

Berita Terbaru

Indonesia Kuasai 80 Persen Pasien Asing, Industri Kesehatan Malaysia Panen dari Wisata Medis

Indonesia Kuasai 80 Persen Pasien Asing, Industri Kesehatan Malaysia Panen dari Wisata Medis

Kamis, 16 Jul 2026 20:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 20:01 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fenomena warga Indonesia berobat ke luar negeri kian menguat, khususnya ke Malaysia. Selain faktor kepercayaan terhadap layanan k…

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kendati belum genap seminggu beroperasi namun program Menu Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo kembali bermasalah.  Ini …

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Selain…

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kejaksaan Negeri Gresik bergeming menyikapi pledoi tiga terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg yang…

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menampilkan dua inovasi unggulan di bidang distribusi tenaga listrik, yakni ASTROLT d…