Vaksinasi Pekerja Publik Dikebut Jelang Ramadhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas aat mengecek tensi darah salah para pekerja publik sebelum disuntik vaksin.
Petugas aat mengecek tensi darah salah para pekerja publik sebelum disuntik vaksin.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - jelang memasuki bulan Ramadhan, pelaksanaan vaksinasi tahap dua terus dikebut Pemkot Kediri. Para pekerja mall yang setiap harinya berinteraksi dengan banyak pengunjung mall menjalani vaksinasi.

Vaksinasi tahap dua dilakukan di tiga mall di kota Kediri pada Sabtu (10/4), ketiga mall tersebut yakni Kediri Mall, Kediri Town Square, dan Ramayana.

"Vaksinasi kali ini memang kita kejar sebelum Ramadhan. Pertimbangannya karena ketika Ramadhan para tenaga kesehatan kita pasti kurang maksimal dalam melaksanakan vaksinasi. Makanya kemarin kita gerak cepat dengan menghuhungi management dari ketiga mall tersebut," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kediri Alfan Sugiyanto, kemarin (10/4).

Ia mengungkapkan jumlah pekerja yang diberikan vaksinasi, yakni Kediri Mall ada 550 orang, Kediri Town Square 585 orang, dan Ramayana 128 orang. "Jadi total keseluruhan ada 1.263 pekerja yang diberikan vaksinasi, selesai dalam satu hari dengan tenaga dari 9 puskesmas yang diterjunkan," katanya.

Saat ditanya mengenai kapan pelaksanaan vaksinasi tahap ketiga dilaksanakan, Alfan belum dapat memastikan. Menurut Alfan, saat ini pihaknya masih fokus untuk melaksanakan vaksinasi tahap kedua untuk lansia dan pekerja publik yang memiliki interaksi dan mobilitas tinggi sehingga sangat rentan terpapar virus Covid-19.

"Untuk vaksinasi masyarakat umum masuk pada tahap ketiga. Setelah ini kita akan memberikan vaksinasi kepada lansia. Kita selesaikan dulu untuk para lansia kurang lebih sekitar 18.000 orang," pungkas Alfan.

Sementara itu di tempat yang sama, Indah Mita Sari salah satu pekerja di Kediri Mall mengatakan dirinya sangat senang menerima vaksinasi ini. "Karena kami setiap hari harus berinteraksi dan bertemu orang yang berbeda-beda. Sehingga rentan terpapar virus Covid-19," kata Indah.

Indah menjelaskan, selama ini dirinya selalu melaksanakan protokol kesehatan saat bekerja untuk agar tak terpapar virus Covid-19. Ia mengakui sempat merasa takut untuk divaksin.

"Tetapi setelah merasakan sendiri vaksinasi ternyata tidak terjadi efek samping apa-apa. Hanya merasakan nyeri pada bagian tubuh yang disuntik yang sering disebut dengan KIPI. Dan saya akhirnya bisa tenang dalam bekerja karena sudah mendapatkan vaksinasi, dengan tanpa menghiraukan protokol kesehatan yang ketat," kata Indah.

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …