Aniaya Anak Pakai Sajam, Pemuda Gresik Dituntut 3 Tahun Penjara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sidang penganiayaan dengan terdakwa Aris Saputra yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Gresik.
Sidang penganiayaan dengan terdakwa Aris Saputra yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Gresik.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Gresik menuntut hukuman penjara 3 tahun bui kepada terdakwa Aris Saputra (20). tuntutan kepada warga desa Campurejo kecamatan Panceng Gresik itu diutarakan saat sidang di Pengadilan Negeri Gresik, Selasa (13/4).

Jaksa Esti Harjanti Candrarini, mengatakan, terdakwa Aris Saputra dituntut hukuman penjara selama 3 tahun. Terdakwa melanggar Pasal 80 ayat (1), Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014.

"Menuntut terdakwa Aris Saputra dengan hukuman penjara selama tiga tahun. Sebab, terdakwa terbukti membacok menggunakan senjata tajam hingga korban terluka," kata Jaksa Esti.

Sementara, penasihat hukum terdakwa Aris Saputra, yaitu Askip Azari, mengatakan, kalau dalam fakta-fakta persidangan itu perkara perkelahian. Namun, jika terdakwa dilakukan sebagai pelaku tunggal, maka kita akan sampaikan dalam persidangan.

"Nanti, akan kita sampaikan pembelaan dalam persidangan," kata Askip Azari.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Gresik yang dipimpin majelis hakim Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja, dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan.

Diketahui, kasus dugaan penganiayaan oleh terdakwa Aris Saputra (20), warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, mengakibatkan luka terhadap anak korban.

Kejadian tersebut berawal saat terdakwa hendak melerai temannya yang berkelahi dengan anak dibawah umur pada, Rabu 9 Desember 2020, sekitar pukul 19.00 WIB. Terdakwa hendak melerai.

Akibat kesal, terdakwa mengambil pisau dan diacung-acungkan ke anak korban hingga anak korban mengalami luka pada kepala.

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…